Fahira Idris: Polri Adalah Fondasi Utama Indonesia Mencapai Visi 2045, Ini 7 Komitmen untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Anggota DPD RI Fahira Idris merayakan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengungkap peran strategis Polri sebagai fondasi kesuksesan Indonesia 2045. Ia juga menjabarkan tujuh komitmen konkret untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Jul 1, 2026 - 18:30
Jul 1, 2026 - 18:30
 0  0
Fahira Idris: Polri Adalah Fondasi Utama Indonesia Mencapai Visi 2045, Ini 7 Komitmen untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Reyben - Dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-80, anggota DPD RI dari dapil DKI Jakarta Fahira Idris memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Lebih dari sekadar ucapan selamat, Fahira menekankan bahwa Polri bukan hanya aparat keamanan, melainkan pilar fundamental yang akan menentukan kesuksesan Indonesia dalam mencapai target Indonesia Emas 2045. Dalam kesempatan tersebut, politisi veteran ini juga memaparkan tujuh hal konkret yang perlu menjadi fokus Polri agar semakin dipercaya dan didukung oleh masyarakat luas di seluruh nusantara.

Fahira Idris menguraikan bahwa transformasi Polri menjadi institusi yang lebih responsif dan berdedikasi adalah keharusan di era modern ini. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap kepolisian tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dibangun melalui kerja keras, transparansi, dan komitmen nyata untuk melayani rakyat tanpa pamrih. Dalam konteks pembangunan nasional menuju 2045, Polri harus memposisikan diri sebagai mitra strategis yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung stabilitas ekonomi, sosial, dan ekologis. Fahira percaya bahwa dengan peran yang dimainkan secara maksimal, Polri akan menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju yang sejahtera.

Dalam paparannya, Fahira Idris mengidentifikasi tujuh prioritas strategis yang harus menjadi fokus Polri ke depannya. Pertama, meningkatkan profesionalisme anggota melalui pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan. Kedua, memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap operasional kepolisian agar masyarakat dapat memantau dan memberikan masukan. Ketiga, mengembangkan teknologi dan inovasi dalam penyelidikan untuk mengatasi kejahatan modern yang semakin canggih. Keempat, membangun hubungan yang lebih harmonis dengan komunitas lokal melalui program-program preventif dan edukasi. Kelima, memprioritaskan perlindungan hak asasi manusia dalam setiap tindakan operasional. Keenam, meningkatkan sinergitas dengan instansi terkait untuk menciptakan ekosistem keamanan yang komprehensif. Ketujuh, mengembangkan program kesejahteraan mental dan fisik bagi anggota Polri mengingat beban pekerjaan yang sangat berat.

Fahira menekankan bahwa pencapaian tujuh prioritas tersebut akan memerlukan dukungan penuh dari pemerintah, DPR, DPD, dan seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada institusi yang bisa bergerak sendiri tanpa dukungan ekosistem yang kondusif. Oleh karena itu, Fahira mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama memberikan kepercayaan, masukan konstruktif, dan dukungan material yang diperlukan Polri. Dengan semangat Bhayangkara yang penuh dedikasi, Fahira yakin bahwa Polri akan terus berkontribusi signifikan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera sesuai dengan visi pembangunan jangka panjang yang telah ditetapkan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow