DPD Ingatkan Kementerian: Buang Ego Sektoral, Prioritaskan Pembangunan Bersama
Sekretaris Jenderal DPD RI Mohammad Iqbal memperingatkan bahwa ego sektoral antar kementerian dan BUMN harus segera ditinggalkan demi mempercepat pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Reyben - Mohammad Iqbal, Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh kementerian, lembaga pemerintah, dan badan usaha milik negara. Dalam era modern pembangunan nasional ini, tidak ada tempat lagi bagi ambisi ego sektoral yang justru menjadi penghambat. Iqbal menekankan bahwa sinergi lintas institusi bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan fundamental untuk mempercepat agenda pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.
Pernyataan tegas Iqbal datang di tengat momentum kritis transformasi Indonesia menuju status negara maju. Menurutnya, fragmentasi kepentingan antar kementerian dan lembaga telah terbukti memperlambat eksekusi proyek-proyek strategis nasional. Kompetisi internal untuk meraih anggaran, porsi kewenangan, atau kedudukan publik hanya membuang energi dan sumber daya yang sesungguhnya bisa dialokasikan untuk kesejahteraan rakyat. Iqbal melihat kolaborasi sejati sebagai kunci membuka potensi maksimal dari setiap institusi pemerintah.
Dalam perspektifnya, pembangunan nasional yang kuat memerlukan fondasi kepercayaan dan transparansi antar lembaga. Tidak boleh ada jarak komunikasi, misalnya, antara kementerian yang satu dengan kementerian lainnya, terlebih dengan BUMN sebagai instrumen ekonomi negara. Setiap institusi harus memahami peran dan kontribusinya dalam ekosistem pembangunan yang lebih besar. Iqbal mengajak semua pihak untuk mengedepankan visi nasional ketimbang kepentingan parsial organisasi masing-masing. Hanya dengan cara ini, target-target ambisius seperti diversifikasi ekonomi, transformasi digital, dan pemerataan pembangunan dapat tercapai.
Perumusan strategi kolaborasi ini juga relevan mengingat kompleksitas tantangan yang dihadapi. Dari infrastruktur hingga energi terbarukan, dari pendidikan hingga kesehatan, semua membutuhkan koordinasi sempurna. Iqbal berharap pesan ini menjadi pemicu perubahan mentalitas di level kepemimpinan. Dia yakin bahwa ketika ego sektoral ditinggalkan, momentum pembangunan akan melonjak signifikan. Komitmen bersama untuk mematuhi roadmap nasional harus menjadi kesepakatan yang tidak boleh ditawar-tawar lagi.
What's Your Reaction?