DKI Jakarta Serap Rp76 Triliun di 2025: Rano Ungkap Strategi Belanja yang Lampaui Target

Pemerintah DKI Jakarta berhasil menyerap anggaran belanja daerah sebesar Rp76,09 triliun atau 88,50 persen dari target Rp85,97 triliun di tahun 2025, menunjukkan akselerasi pembangunan yang signifikan.

Apr 20, 2026 - 18:13
Apr 20, 2026 - 18:13
 0  0
DKI Jakarta Serap Rp76 Triliun di 2025: Rano Ungkap Strategi Belanja yang Lampaui Target

Reyben - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan kabar menggembirakan terkait kinerja keuangan daerah di tahun 2025. Penyerapan anggaran belanja daerah Jakarta telah mencapai angka fantastis senilai Rp76,09 triliun, melampaui ekspektasi dengan realisasi mencapai 88,50 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp85,97 triliun. Pencapaian ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam mengakselerasi pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat Jakarta.

Ari Rano Karno menuturkan bahwa pencapaian penyerapan anggaran sebesar Rp76,09 triliun ini merupakan hasil dari koordinasi intensif antara berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI. Strategi yang diterapkan mencakup akselerasi proses pengadaan barang dan jasa, percepatan realisasi proyek infrastruktur, serta peningkatan efisiensi penggunaan anggaran di setiap sektor. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dapat memberikan dampak maksimal bagi pembangunan Jakarta menuju kota yang lebih maju dan sejahtera.

Pencapaian penyerapan 88,50 persen ini mencerminkan keseriusan pemerintah DKI dalam menjalankan program-program prioritas yang telah dirancang sejak awal tahun. Dengan jumlah tersebut, berbagai sektor pembangunan mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan telah mendapatkan dukungan anggaran yang signifikan. Rano Karno juga menekankan bahwa tingkat penyerapan anggaran yang tinggi ini adalah bukti nyata dari dedikasi seluruh tim pemerintah dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai ibu kota yang modern, berkelanjutan, dan inklusif.

Ke depannya, Wakil Gubernur optimis bahwa sisa periode fiskal masih dapat dimaksimalkan untuk menurunkan tingkat sisa anggaran yang belum terserap. Berbagai mekanisme percepatan terus diupayakan agar alokasi anggaran dapat digunakan sepenuhnya, khususnya untuk proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan manajemen keuangan yang solid dan pengawasan yang ketat, DKI Jakarta terus membuktikan kapasitasnya dalam mengelola anggaran publik secara profesional dan transparan demi kemakmuran bersama.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow