Dari Timnas hingga Tanah Jiran: Perjalanan Dramatis Muhammad Toha Menuju Ligamen Malaysia

Muhammad Toha tidak menyerah setelah ditinggalkan Herdman dari skuad Timnas. Pemain eks Persita berhasil mengamankan kontrak menggiurkan di Liga Malaysia dalam waktu singkat, membuktikan kualitasnya tetap diminati di panggung regional.

Jul 12, 2026 - 00:43
Jul 12, 2026 - 00:43
 0  0
Dari Timnas hingga Tanah Jiran: Perjalanan Dramatis Muhammad Toha Menuju Ligamen Malaysia

Reyben - Muhammad Toha membuktikan bahwa pintu yang ditutup oleh pelatih nasional John Herdman sama sekali bukan akhir dari petualangannya di sepak bola profesional. Eks kapten Persita Tangerang ini malah menemukan peluang emas di liga tetangga, Malaysia, setelah namanya terdrop dari radar seleksi Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF. Dalam hitungan waktu yang singkat, mantan gelandang tersebut berhasil mengamankan kontrak baru yang membawa perubahan drastis pada karir dan nasibnya di panggung sepak bola regional.

Keputusan Herdman untuk tidak memasukkan Toha dalam skuad nasional memang mengejutkan banyak pihak mengingat pengalaman dan dedikasi pemain berusia 32 tahun itu terhadap Timnas. Namun, daripada terpuruk dan menunggu panggilan yang mungkin tidak akan datang, Toha memilih untuk proaktif mencari peluang baru di luar negeri. Strategi ini terbukti cerdas ketika klub-klub Malaysia mulai memberikan perhatian serius kepada profil sang pemain. Momentum berubah drastis dalam hitungan minggu setelah kepastian bahwa dirinya tidak akan menjadi bagian dari persiapan turnamen AFF 2024.

Kontrak di Liga Malaysia yang berhasil diraih Toha menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan pengalaman pemain tersebut tetap diminati meski tidak lagi menjadi pilihan pelatih nasional Indonesia. Perpindahan ke negeri Jiran ini membuka babak baru dalam karir profesionalnya, dengan tantangan baru dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di kompetisi regional yang berbeda. Klub Malaysia tentu melihat nilai tambah yang bisa diberikan oleh seorang kapten berpengalaman seperti Toha, baik dari sisi permainan maupun kepemimpinan di lapangan.

Perjalanan Toha dari Persita Tangerang menuju Liga Malaysia menggambarkan realitas dunia sepak bola profesional yang keras dan kompetitif. Tidak semua pemain yang ditinggalkan oleh satu proyek nasional akan langsung menemukan jalan keluar, tetapi bagi mereka yang memiliki mental kuat dan persiapan matang, pintu-pintu baru selalu terbuka. Kisah eks kapten Persita ini menjadi inspirasi bagi pemain-pemain lain yang mungkin mengalami situasi serupa, bahwa penolakan dari satu pihak bukanlah akhir cerita melainkan awal dari bab baru yang bisa saja lebih mengedumakan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow