Dari Kapten Timnas U-17 Belanda hingga Pemilik Toko Barang Bekas, Keziah Veendorp Pilih Jalur Berbisnis

Keziah Veendorp, mantan kapten Timnas Belanda U-17 yang sempat dirumorkan akan memperkuat Timnas Indonesia U-23, memilih karier baru sebagai pengusaha muda dengan membuka toko barang bekas. Keputusan kontroversial ini menunjukkan visi bisnisnya yang jauh lebih matang.

Oct 23, 2026 - 02:50
Oct 23, 2026 - 02:50
 0  5
Dari Kapten Timnas U-17 Belanda hingga Pemilik Toko Barang Bekas, Keziah Veendorp Pilih Jalur Berbisnis

Reyben - Kisah karier Keziah Veendorp membuktikan bahwa tidak semua pemain bola berani mengambil risiko besar di usia muda. Mantan kapten Timnas Belanda U-17 ini memutuskan untuk meninggalkan dunia sepak bola profesional dan fokus menjalankan bisnis toko barang bekas. Keputusan yang cukup mengejutkan ini diambil setelah sempat tersebar rumor bahwa dirinya akan bergabung dengan Timnas Indonesia U-23. Namun alih-alih mewujudkan impian banyak pemain muda, Veendorp justru memilih untuk banting setir dan mengejar visi bisnisnya yang berbeda.

Pemain yang pernah memimpin skuat muda Belanda di berbagai turnamen internasional ini melihat peluang yang lebih menjanjikan di sektor bisnis daripada melanjutkan karier sebagai atlet profesional. Dari seorang pemain yang dulunya dikenal dengan kepemimpinannya di lapangan hijau, Veendorp kini menunjukkan sisi entrepreneurship-nya yang tidak kalah tangguh. Keberanian mengambil keputusan kontroversial ini sebenarnya mencerminkan matangnya pemikiran seorang pemuda yang tidak takut untuk keluar dari zona nyaman demi mengejar impian alternatifnya. Bisnis toko barang bekas yang didirikannya ternyata menjadi langkah cerdas dalam mengarungi kehidupan ekonomi modern.

Langkah Veendorp ini berbeda dengan mayoritas pemain muda berbakat yang biasanya tetap bertahan dalam industri olahraga. Namun strategi diversifikasi ekonomi yang dipilihnya justru menunjukkan perspektif bisnis yang matang. Seiring dengan pertumbuhan tren ekonomi sirkuler dan sustainable fashion, bisnis barang bekas semakin berkembang dan menjadi segmen pasar yang menguntungkan. Tidak heran jika Veendorp kemudian menemukan kesempatan emas di sektor ini, jauh sebelum tren tersebut menjadi mainstream di kalangan entrepreneur muda. Keputusannya untuk pivot ke bisnis barang bekas bukan sekadar impulsif, melainkan hasil analisis mendalam terhadap peluang pasar yang terus berkembang.

Pengalaman Veendorp mengingatkan kita bahwa kesuksesan tidak hanya didefinisikan melalui prestasi olahraga semata. Banyak atlet profesional yang kemudian mengalami penurunan performa atau menghadapi cedera yang mengakhiri karier mereka. Dengan memilih untuk fokus pada bisnis sejak dini, Veendorp berhasil menciptakan jalur alternatif yang lebih sustainable untuk masa depannya. Meskipun karir sepak bolanya tidak mencapai level tertinggi seperti yang diharapkan banyak orang, langkah bisnis yang diambilnya menunjukkan kematangan dan kehati-hatian dalam merencanakan kehidupan jangka panjang. Kisah sang eks kapten Belanda ini menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa ada banyak cara untuk mencapai kesuksesan selain melalui jalur konvensional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow