Contraflow Darurat Diaktifkan di Tol Japek, Ribuan Pemudik Hadapi Kemacetan Parah Hari Kedua Lebaran

PT Jasamarga Transjawa Tol menerapkan sistem contraflow darurat di Tol Japek kilometer 55-70 saat meningkatnya volume pemudik hari kedua Lebaran menyebabkan kemacetan parah.

Mar 22, 2026 - 14:56
Mar 22, 2026 - 14:56
 0  0
Contraflow Darurat Diaktifkan di Tol Japek, Ribuan Pemudik Hadapi Kemacetan Parah Hari Kedua Lebaran

Reyben - Situasi lalu lintas di jalur utama menuju Jakarta semakin rumit seiring dengan meningkatnya volume kendaraan pemudik pada hari kedua perayaan Lebaran. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terpaksa mengaktifkan sistem contraflow di kawasan kilometer 55 hingga kilometer 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) untuk mengatasi antrian panjang yang tidak terelakkan. Keputusan ini diambil setelah melihat tingginya beban lalu lintas yang jauh melampaui kapasitas normal ruas tol tersebut. Polda Metro Jaya dan tim manajemen lalu lintas Jasamarga bekerja sama mengatur ulang aliran kendaraan agar tetap bisa bergerak, meskipun dengan kecepatan yang terbatas.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa strategi contraflow menjadi langkah terpaksa untuk mencegah terjadinya gridlock total. Sistem ini memungkinkan kendaraan yang biasanya menggunakan jalur arah Jakarta dialihkan ke jalur berlawanan yang sebelumnya sepi. Dengan cara ini, pihak operator tol berharap dapat meningkatkan efisiensi aliran kendaraan dan mengurangi beban di jalur utama. Tim petugas lalu lintas ditempatkan secara strategis di berbagai titik untuk memandu dan mengawasi jalannya contraflow. Peralatan pembatas jalan dan rambu penunjuk arah dipasang dengan cepat untuk memastikan keselamatan pengemudi selama dilakukannya rekayasa lalu lintas ini.

Pemudik yang tertangkap dalam kemacetan berharap situasi ini segera membaik dalam waktu singkat. Rata-rata waktu tempuh yang biasanya memerlukan 1-2 jam kini memanjang hingga 4-5 jam, membuat banyak keluarga tiba di rumung dengan kelelahan. Pihak Jasamarga juga menyediakan pos-pos pelayanan darurat, air minum, dan toilet portable di berbagai lokasi untuk membantu pengemudi yang memerlukan istirahat. Sistem informasi real-time juga terus diperbarui melalui papan elektronik dan media sosial agar pemudik bisa merencanakan alternatif rute perjalanan mereka.

Penerapan contraflow ini direncanakan akan berlangsung selama kemacetan masih terjadi, dengan evaluasi berkala setiap dua jam untuk melihat efektivitasnya. Pihak kepolisian mengingatkan kepada seluruh pengemudi agar tetap disiplin dan mentaati rambu lalu lintas yang sudah dipasang. Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kerjasama antara operator tol, polisi, dan kesadaran pengemudi merupakan kunci untuk mengatasi kemacetan besar-besaran di masa mudik Lebaran. Jasamarga juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh ribuan pengguna jalan tol dan berkomitmen untuk terus meningkatkan manajemen lalu lintas di masa mendatang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow