Penyerangan Aktivis KontraS dengan Air Keras, Polisi Ungkap Detail Kondisi Kesehatan Korban

Polisi mengungkap detail kondisi terbaru Andrie Yunus (27), wakil koordinator KontraS, setelah menjadi korban penyerangan dengan air keras. Investigasi terus dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif di balik aksi kekerasan terhadap aktivis hak asasi manusia ini.

Mar 13, 2026 - 18:28
Mar 13, 2026 - 18:28
 0  0
Penyerangan Aktivis KontraS dengan Air Keras, Polisi Ungkap Detail Kondisi Kesehatan Korban

Reyben - Kepolisian telah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kondisi kesehatan Andrie Yunus, wakil koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Dicari (KontraS), yang menjadi korban serangan dengan cairan kimia berbahaya beberapa waktu lalu. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, kondisi kesehatan aktivis 27 tahun ini terus dipantau secara ketat untuk memastikan tidak ada komplikasi lebih lanjut dari luka bakar kimia yang dialaminya.

Insiden yang menimpa Andrie Yunus ini menambah daftar panjang serangan terhadap para aktivis hak asasi manusia di Indonesia. Polisi telah membuka penyelidikan komprehensif untuk mengidentifikasi pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut. Tim investigasi bergerak cepat mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian, termasuk analisis cairan yang digunakan dalam penyerangan serta rekaman CCTV dari area sekitar tempat kejadian perkara.

Wakil Koordinator KontraS tersebut dilaporkan mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuhnya setelah menerima siraman air keras tanpa peringatan. Kehadiran Andrie Yunus dalam berbagai aksi advokasi untuk mengungkap kasus-kasus hilangnya aktivis dan pelanggaran HAM diduga menjadi latar belakang serangan ini. Organisasi KontraS sendiri telah menjadi sorotan karena peran aktifnya dalam mendesak pemerintah untuk menyelidiki kasus-kasus penghilangan orang secara paksa yang diduga melibatkan aparat negara.

Pihak Kepolisian menyatakan bahwa mereka akan menggunakan semua sumber daya yang tersedia untuk menangkap pelaku. Investigasi mencakup pengecekan riwayat ancaman yang pernah diterima oleh Andrie Yunus maupun organisasi KontraS secara umum. Laporan kepolisian juga mencatat bahwa korban telah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh dan mendapatkan penanganan luka bakar yang memadai. Kasatlantas Polda Metro Jaya menegaskan komitmen mereka untuk melindungi para aktivis dan memberikan keadilan bagi korban kekerasan ini.

Kejadian ini memicu kekhawatiran lebih besar di kalangan organisasi hak asasi manusia tentang keamanan para aktivis. Berbagai kelompok advokasi telah mengeluarkan pernyataan mengutuk keras serangan semacam ini dan mendesak otoritas untuk memberikan perlindungan yang lebih baik. KontraS sendiri telah menyerukan investigasi yang transparan dan akuntabel, serta menekankan bahwa teror dan kekerasan tidak akan menggoyahkan dedikasi mereka dalam memperjuangkan keadilan bagi para korban hilang dan keluarganya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow