Chael Sonnen Bongkar Skenario Gelap McGregor vs Holloway di UFC 329: 'Ini Pertarungan yang Sangat Berbeda'

Chael Sonnen memberikan analisis menyakinkan bahwa Conor McGregor menghadapi tantangan immense melawan Max Holloway di UFC 329, terutama dari segi conditioning dan durability pertarungan jarak panjang.

Jul 8, 2026 - 13:51
Jul 8, 2026 - 13:51
 0  0
Chael Sonnen Bongkar Skenario Gelap McGregor vs Holloway di UFC 329: 'Ini Pertarungan yang Sangat Berbeda'

Reyben - Jelang pertarungan spektakuler UFC 329, nama Chael Sonnen kembali menjadi sorotan setelah memberikan analisis tajam tentang peluang Conor McGregor ketika berhadapan dengan Max Holloway. Legenda MMA Amerika Serikat ini tidak memberikan pandangan optimis tentang comeback sang juara Irlandia, malah menyebut ada tantangan fundamental yang akan mempersulit langkah McGregor meraih kemenangan di octagon.

Sonnen, yang dikenal sebagai analyst UFC berpengalaman, menjelaskan bahwa Holloway bukanlah lawan sembarangan bagi McGregor. Dalam analisisnya yang mendalam, dia menyoroti gaya pertarungan The Blessed yang unik dan adaptif. Menurut Sonnen, kemampuan Holloway dalam mempertahankan momentum selama lima ronde penuh menjadi ancaman serius bagi McGregor yang sedang dalam masa transisi karir. 'Ini bukan hanya tentang kematian tangan atau striking power,' ujar Sonnen mengutarakan kekhawatirannya terhadap kondisi fisik McGregor pasca absen dari octagon.

Legenda yang pernah bertarung di kelas middleweight ini juga menekankan aspek conditioning sebagai faktor krusial dalam duel ini. Holloway, dikenal sebagai salah satu petarung paling bersemangat dan bugar di UFC, memiliki track record impresif dalam pertarungan jarak jauh. Sementara itu, McGregor harus membuktikan bahwa tubuhnya masih mampu bertahan dalam pertarungan high-intensity sepanjang five rounds. Sonnen berpendapat bahwa jika pertarungan berkembang ke round ketiga dan seterusnya, peluang McGregor akan terus berkurang secara signifikan.

Dari perspektif teknis, Sonnen juga mengupas perbedaan mendasar dalam pendekatan kedua petarung. Holloway dikenal dengan striking volume tinggi dan footwork yang superior, sementara McGregor mengandalkan precision dan counter-striking yang lethargic. Ketika berhadapan dengan pressure fighter seperti Holloway, McGregor perlu selalu bergerak dan memposisikan dirinya dengan sempurna. Hal ini membutuhkan energi ekstra yang belum tentu dimiliki McGregor setelah lama tidak berkompetisi di level tertinggi. 'McGregor perlu sempurna selama 25 menit, sementara Holloway hanya perlu konsisten,' demikian penilaian Sonnen yang sepertinya memberikan keunggulan kepada petarung Hawaii tersebut dalam aspek mental toughness dan experience berlaga dalam pertarungan marathon.

Namun, Sonnen juga tidak sepenuhnya menutup pintu kemenangan McGregor. Dia mengakui bahwa jika McGregor dapat early knockout atau submission dalam dua ronde pertama, maka comeback story ini akan berdampak besar dalam industri MMA. Akan tetapi, skenario tersebut memerlukan McGregor untuk langsung agresif dan menghabiskan energi besar sejak bell pertama bunyit. Paradoks inilah yang membuat Sonnen pesimis: McGregor perlu mengakhiri pertarungan cepat, namun strategi tersebut juga berisiko membuat kondisinya menurun drastis jika tidak berhasil. Ini adalah dilema taktis yang tidak mudah dipecahkan oleh tim McGregor dalam waktu singkat sebelum UFC 329 berlangsung.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow