Ammar Zoni Terbuka Soal Penyesalan Terdalam: Waktu Berharga dengan Anak Hilang karena Narkoba

Ammar Zoni membuka hati tentang penyesalan terdalam kehilangan waktu berharga dengan anak-anaknya akibat kasus narkoba. Dia berkomitmen untuk memulihkan hubungan dan memastikan masa depan cerah bagi keluarganya.

Apr 4, 2026 - 13:32
Apr 4, 2026 - 13:32
 0  1
Ammar Zoni Terbuka Soal Penyesalan Terdalam: Waktu Berharga dengan Anak Hilang karena Narkoba

Reyben - Aktor Ammar Zoni kembali berbicara mengenai momen paling menyakitkan dalam hidupnya. Dalam wawancara terbaru, pria berusia 34 tahun ini mengungkapkan penyesalan mendalam akibat kehilangan waktu berharga bersama anak-anaknya selama menjalani hukuman kasus narkoba. Suara parau dan mata yang berkaca-kaca menandakan betapa dalam luka yang masih dirasakan oleh mantan bintang sinetron itu.

Ammar Zoni menceritakan bagaimana setiap hari di balik jeruji besi menjadi pengingat akan kekhilafan yang ia perbuat. Waktu yang seharusnya digunakan untuk mendampingi pertumbuhan anak-anaknya justru terbuang percuma karena keputusan buruk di masa lalu. Dia mengakui bahwa tidak ada yang bisa mengganti momen-momen berharga tersebut, baik berupa waktu bermain, mengajar, maupun sekadar berbincang santai sebagai seorang ayah. Penyesalan itu bukan hanya tentang diri sendiri, melainkan tentang apa yang telah dirugikan dari anak-anaknya.

"Saya sadar telah mengecewakan banyak orang, terutama anak-anak saya," ungkap Ammar dengan tulus. Dia menekankan bahwa masa depan anak-anaknya adalah prioritas utama sekarang. Ammar berkomitmen untuk memastikan bahwa meski masa lalu penuh dengan kesalahan, dia akan berusaha memberikan yang terbaik untuk memulihkan hubungan dan kepercayaan mereka. Dia juga berharap anak-anaknya dapat tumbuh menjadi individu yang bahagia, sehat, dan jauh dari pengaruh negatif apapun. Dalam setiap kesempatan, Ammar selalu mengingatkan diri sendiri bahwa perjalanan menuju perbaikan adalah tanggung jawab yang harus dia emban dengan serius.

Kasus narkoba yang menimpa Ammar Zoni pada 2010 lalu memang meninggalkan jejak mendalam, tidak hanya bagi karirnya tetapi juga kehidupan keluarganya. Kini, setelah melewati masa hukuman, dia mencoba menjalani hidup dengan lebih bijaksana dan penuh tanggung jawab. Meskipun waktu tidak bisa diputar kembali, Ammar berharap contoh hidupnya bisa menjadi pembelajaran berharga bagi orang lain agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Komitmennya untuk menjadi ayah yang lebih baik terus dia tunjukkan melalui tindakan nyata dan dedikasi dalam setiap interaksi dengan anak-anaknya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow