Ade Kunang Lepas Tangan: 'Dana itu untuk Partai, Bukan untuk Ono Surono'

Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang membantah keras tuduhan tentang setoran dana kepada Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono. Kunang menekankan bahwa dana tersebut merupakan kontribusi untuk kegiatan partai, bukan kepentingan pribadi.

Apr 16, 2026 - 10:48
Apr 16, 2026 - 10:48
 0  0
Ade Kunang Lepas Tangan: 'Dana itu untuk Partai, Bukan untuk Ono Surono'

Reyben - Dalam perkembangan kasus yang terus menjadi sorotan publik, Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang kembali membuka suaranya untuk membantah tuduhan terkait aliran dana kepada Ono Surono, Ketua DPD PDIP Jawa Barat. Kunang menegaskan dengan keras bahwa tidak ada setoran dana personal yang diberikan kepada Surono, dan jika memang ada transaksi keuangan, hal tersebut semata-mata merupakan kontribusi untuk kegiatan organisasi partai, bukan untuk kepentingan pribadi.

Pernyataan pembantahan ini disampaikan oleh Kunang ketika tekanan dari berbagai pihak semakin membesar seiring dengan berkembangnya investigasi terkait kasus yang sedang menimpa dirinya. Bupati yang kini berstatus nonaktif ini berusaha memisahkan masalahnya dari kepentingan partai, menekankan bahwa kasusnya merupakan urusan individual yang tidak melibatkan struktur organisasi PDIP secara keseluruhan. Dengan nada yang tegas, Kunang mengatakan bahwa setiap dana yang mengalir ke arah Ono Surono merupakan bagian dari mekanisme pendanaan kegiatan partai yang legal dan transparan.

Strategi komunikasi yang diambil oleh Kunang ini terlihat menjadi upaya untuk meminimalkan dampak reputasi terhadap PDIP, sekaligus melindungi dirinya sendiri dari tuduhan yang lebih serius. Dengan mengklaim bahwa dana tersebut ditujukan untuk kegiatan partai, Kunang secara implisit mencoba menunjukkan bahwa tindakannya berada dalam koridor yang sah menurut mekanisme internal organisasi politik. Namun, penjelasan ini tentu memerlukan verifikasi lebih lanjut mengingat kompleksitas kasus yang melibatkan berbagai stakeholder dan kepentingan yang berbeda-beda.

Kasus ini mencerminkan dinamika politik lokal yang rumit, di mana garis antara kepentingan pribadi dan kepentingan organisasi sering kali menjadi kabur. Munculnya kasus Ade Kunang mengingatkan publik akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana, baik yang bersumber dari kas partai maupun dari sumber lainnya. Sementara Kunang terus membantah, proses hukum dan investigasi lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai aliran dana yang menjadi inti dari persoalan ini.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow