Ade Jona Prasetyo: Kompetisi Ketum Hipmi adalah Silaturahmi Keluarga Besar Pengusaha Muda
Calon ketua umum BPP Hipmi Ade Jona Prasetyo menganggap kompetisi kepemimpinan sebagai momentum silaturahmi dalam keluarga besar pengusaha muda, bukan sebagai permusuhan.
Reyben - Ade Jona Prasetyo, salah satu calon ketua umum BPP Hipmi, memandang proses kompetisi kepemimpinan organisasi dengan perspektif yang unik dan penuh kedewasaan. Bagi Jona, sebutan yang akrab digunakannya, pertarungan di level tertinggi Hipmi bukan tentang permusuhan atau persaingan sengit yang meninggalkan luka. Sebaliknya, dia melihatnya sebagai momentum silaturahmi dalam satu keluarga besar, yaitu keluarga pengusaha muda Indonesia.
Pandangan Jona tersebut terungkap saat dia berbicara tentang strategi kampanyanya menjelang pemilihan ketua umum Hipmi. Dengan nada yang tenang dan penuh keyakinan, Jona menekankan bahwa semua kubu yang ikut berkompetisi dalam ajang pemilihan kepemimpinan organisasi profesi pengusaha muda ini adalah saudara-saudara sejati. Tidak ada musuh dalam pandangannya, hanya ada perbedaan visi dan misi yang perlu dirumuskan dengan cara yang sehat dan sportif. Pendekatan ini mencerminkan matangnya pemahaman Jona tentang dinamika organisasi profesional.
Dalam persaingan untuk meraih kursi ketua umum, Jona berkomitmen untuk bertanding dengan penuh kegembiraan dan antusiasme. Filosofi "berlomba dengan riang gembira" yang dia anut menunjukkan bahwa proses seleksi kepemimpinan harus dijalankan dalam suasana yang positif dan konstruktif. Bagi Jona, ketika semua pihak menyadari mereka adalah bagian dari satu organisasi yang sama, dengan tujuan mulia yang sama, maka kompetisi akan menjadi sarana untuk menemukan pemimpin terbaik, bukan ajang untuk saling menjatuhkan. Filosofi ini sejalan dengan nilai-nilai kekeluargaan yang selama ini menjadi fondasi Hipmi.
Komitmen Jona ini juga membawa pesan penting bagi komunitas pengusaha muda Indonesia secara luas. Dia menunjukkan bahwa dalam sebuah organisasi yang dinamis dan progresif, kompetisi kepemimpinan dapat menjadi momentum untuk memperkuat ikatan, bukan merusak solidaritas. Dengan pendekatan yang demikian, Jona berharap hasil akhir dari proses pemilihan ketua umum akan menghasilkan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi jelas, tetapi juga mampu menyatukan semua komponen Hipmi untuk terus berkontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional. Pesan Jona kepada semua peserta lain dan anggota Hipmi adalah tetap menjaga kualitas proses dengan sportivitas tinggi, karena pada akhirnya, pemenang maupun yang kalah adalah bagian dari keluarga yang akan terus berjuang bersama.
What's Your Reaction?