Adam Alis Buka Suara: Dipanggil Timnas tapi Ditinggal di Rumah, Apa Kabar Status di Era Herdman?
Pemain Persib Adam Alis mengungkapkan kebingungannya setelah namanya masuk list konvokasi Timnas Indonesia namun tidak diikutsertakan dalam TC Bali era John Herdman, mencerminkan masalah komunikasi dalam sistem seleksi timnas.
Reyben - Gelandang Persib Bandung Adam Alis akhirnya memutuskan untuk angkat bicara setelah namanya tercantum dalam daftar pemain yang dikonvokasi Timnas Indonesia, namun pada pelaksanaannya ia tidak diikutsertakan dalam pemusatan latihan (TC) yang digelar di Bali. Kehadiran pemain berusia 25 tahun ini memang menjadi pertanyaan besar di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, khususnya mereka yang memantau perkembangan skuad asuhan pelatih John Herdman. Situasi yang dialami Adam Alis menunjukkan adanya sesuatu yang tidak sejalan antara proses seleksi dan eksekusi lapangan dalam struktur pengelolaan Timnas yang baru.
Melalui media sosial dan beberapa kesempatan berbicara dengan awak media, Adam Alis mengungkapkan kebingungannya atas status kepesertaannya yang masih abu-abu. Dia menceritakan bahwa dirinya memang menerima pemberitahuan untuk bergabung dengan timnas dalam periode persiapan terbaru, akan tetapi kemudian diputuskan untuk tidak ikut serta dalam kegiatan latihan di pulau Bali tersebut. Tidak ada penjelasan resmi yang diberikan kepadanya mengenai alasan pergantian keputusan ini, sehingga pemain incaran berbagai klub top Eropa pada musim transfer ini merasa cukup tersingkirkan dari proses yang seharusnya menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan dirinya.
Dalam konteks kebijakan seleksi yang dijalankan John Herdman sejak pertama kali menjabat sebagai pelatih kepala, kasus Adam Alis mencerminkan adanya dinamika internal yang belum sepenuhnya transparan. Herdman diketahui memiliki standar performa yang sangat tinggi dan tidak segan untuk membuat keputusan yang kadang mengejutkan publik. Namun, proses komunikasi yang kurang jelas antara struktur manajemen Timnas dengan pemain-pemain yang dikurasi memang menjadi sorotan. Adam Alis sendiri merupakan salah satu talenta muda Indonesia yang sudah menunjukkan potensi signifikan di level domestik dengan penampilan konsistennya bersama Persib Bandung selama beberapa musim terakhir.
Pengalaman Adam Alis ini juga membuka percakapan lebih luas tentang sistem pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi Timnas Indonesia. Ketika seorang pemain sudah masuk dalam radar seleksi, pendekatan yang lebih profesional dan komunikatif seharusnya diterapkan untuk menjelaskan setiap keputusan yang dibuat. Transparansi dalam proses ini tidak hanya penting bagi kesejahteraan mental pemain, tetapi juga untuk membangun kepercayaan antara struktur kepengurusan dengan talent pool yang tersedia. Ke depannya, diharapkan pihak manajemen Timnas dapat lebih memperhatikan hal-hal teknis semacam ini demi kelancaran program pengembangan pemain nasional.
What's Your Reaction?