WIKA Buka Suara Usai Markas Digeledah KPK, Bantah Terlibat Praktik Korup di Pabrik Gula Djatiroto

PT Wijaya Karya (WIKA) merespons geledah kantor pusatnya oleh KPK Polri terkait kasus dugaan korupsi di Pabrik Gula Djatiroto dengan menegaskan komitmen penuh terhadap transparansi dan kerja sama dalam investigasi.

Jun 10, 2026 - 00:12
Jun 10, 2026 - 00:12
 0  0
WIKA Buka Suara Usai Markas Digeledah KPK, Bantah Terlibat Praktik Korup di Pabrik Gula Djatiroto

Reyben - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia, akhirnya angkat bicara setelah kantor pusatnya di Jakarta Timur menjadi sasaran operasi geledah tim penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) Polri. Tindakan pencarian barang bukti tersebut dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang melibatkan proyek pembangunan fasilitas di Pabrik Gula Djatiroto. Melalui pernyataan resmi, WIKA menegaskan bahwa perusahaan telah dan akan sepenuhnya berkooperasi dengan aparat dalam proses penyidikan ini.

Perwakilan WIKA menjelaskan bahwa operasi geledah merupakan bagian dari prosedur investigasi yang wajar dalam upaya mengungkap dugaan pelanggaran hukum. Perusahaan yang bergerak di sektor infrastruktur dan kontruksi ini menekankan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan penuh terhadap regulasi perundang-undangan yang berlaku. WIKA juga mengindikasikan bahwa pihaknya telah memiliki mekanisme internal untuk memastikan semua transaksi dan kegiatan operasional berjalan sesuai dengan standar etika bisnis yang tinggi.

Dalam merespons situasi ini, WIKA tidak hanya membela diri tetapi juga menunjukkan sikap transparan dengan menyatakan siap memberikan semua dokumen dan informasi yang diminta oleh penyidik. Perusahaan percaya bahwa dengan keterbukaan dan kolaborasi aktif, proses penyidikan dapat berjalan lancar dan mengungkap kebenaran sebenarnya. Pernyataan ini disampaikan guna menjaga kepercayaan publik dan stakeholder terhadap integritas WIKA sebagai perusahaan milik negara yang memiliki reputasi dalam menangani proyek-proyek strategis nasional.

Kasus yang menyelimuti Pabrik Gula Djatiroto ini menjadi perhatian serius mengingat relevansinya dengan pabrik gula milik negara yang memiliki nilai ekonomi signifikan. Geledah yang dilakukan KPK Polri diindikasikan fokus pada pelacakan jejak finansial dan kontrak kerja yang diduga melibatkan praktik kolusi atau mark-up harga berlebihan. Sementara itu, otoritas penyidik belum merilis detail lengkap mengenai pihak-pihak lain yang menjadi fokus investigasi, namun sumber internal menunjukkan bahwa persoalan ini melibatkan beberapa kontraktor dan pejabat terkait pengelolaan pabrik gula tersebut.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow