Van der Vaart Meledak: Kritik Pedas untuk Maarten Paes Setelah Ajax Terhempas

Legenda Ajax Rafael van der Vaart tidak menahan amarah setelah melihat performa kiper Maarten Paes dalam kekalahan Ajax dari FC Groningen, mempertanyakan kelayakan pemain Timnas Indonesia di klub besar Belanda.

Mar 11, 2026 - 17:24
Mar 11, 2026 - 17:24
 0  0
Van der Vaart Meledak: Kritik Pedas untuk Maarten Paes Setelah Ajax Terhempas

Reyben - Rafael van der Vaart, legenda Ajax yang pernah bersinar di panggung internasional, tidak dapat menahan amarahnya setelah menyaksikan kinerja kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dalam pertandingan Ajax melawan FC Groningen. Eks pemain bernomor punggung 10 ini langsung menuangkan kekesalan melalui komentar yang cukup mempertanyakan kehadiran Paes di klub besar Belanda tersebut. Kemarahan Van der Vaart bukan tanpa alasan, mengingat performa yang ditampilkan Paes dianggap jauh dari standar yang seharusnya dipenuhi oleh seorang kiper di Ajax, salah satu klub paling prestisius di Eropa.

Pertemuan antara Ajax dan Groningen berakhir dengan hasil yang mengecewakan bagi tim asuhan Amsterdam. Kekalahan tersebut menjadi momen yang tepat bagi Van der Vaart untuk mengeluarkan unek-uneknya soal kepemiluan Paes. Dalam analisisnya, legenda berusia 40 tahun itu secara langsung menunjuk peran kiper dalam beberapa momen krusial yang menjadi penentu arah pertandingan. Van der Vaart, yang memahami dinamika sepak bola Belanda dengan sangat mendalam setelah meraih berbagai trofi bersama Ajax, menganggap standar kualitas Paes belum layak bersaing di level yang sama dengan klub-klub top Eropa.

Komentar pedas dari Van der Vaart segera menyebar ke berbagai media massa dan platform media sosial, memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar Ajax dan pendukung Timnas Indonesia. Beberapa pihak sepakat dengan assessmentnya, sementara pihak lain mempertahankan bahwa Paes masih membutuhkan waktu adaptasi untuk beradaptasi dengan taktik dan ritme permainan di Eredivisie. Akan tetapi, kritik yang disampaikan oleh seorang legenda seperti Van der Vaart tentu saja memiliki bobot tersendiri dan tidak bisa begitu saja diabaikan oleh klub maupun pemain yang bersangkutan.

Situasi ini menjadi ujian bagi Maarten Paes untuk membuktikan dirinya di panggung Eropa. Kiper muda yang memiliki potensi besar ini harus mampu menunjukkan mental baja dan terus meningkatkan performa di setiap pertandingan berikutnya. Ajax sebagai klub pembimbing juga dituntut untuk memberikan kepercayaan penuh kepada Paes sambil terus memberikan dukungan dan arahan teknis untuk mengembangkan kemampuannya. Persaingan di Eredivisie memang sangat ketat, dan hanya pemain-pemain terbaik yang mampu bertahan dan bersinar di tingkat tertinggi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow