Ten Hag Buka Suara: Sikap Ronaldo Jadi Masalah Besar di Manchester United

Erik ten Hag mengungkapkan sikap Cristiano Ronaldo yang tidak profesional menjadi hambatan serius dalam masa kepemimpinannya di Manchester United. Pelatih Belanda itu mengkritik dedikasi dan komitmen Ronaldo terhadap sistem bermain tim.

Oct 21, 2026 - 14:09
Oct 21, 2026 - 14:09
 0  5
Ten Hag Buka Suara: Sikap Ronaldo Jadi Masalah Besar di Manchester United

Reyben - Erik ten Hag tidak lagi menyimpan rahasia tentang masa-masa kelam Cristiano Ronaldo di Manchester United. Mantan pelatih Belanda itu akhirnya berbicara terbuka mengenai konflik yang terjadi selama kepemimpinannya di Old Trafford. Dalam wawancara eksklusif, ten Hag mengungkapkan bahwa ketidakprofesionalisme Ronaldo telah menghambat proses pembangunan tim yang sedang ia lakukan. Pernyataan kuat ini menambah deretan kontrovenik yang mengelilingi masa kontrak kedua sang superstar Portugis bersama klub Setan Merah.

Menurut ten Hag, masalah dengan Ronaldo bukan sekadar persoalan kecil yang bisa diabaikan begitu saja. Pelatih yang kini membimbing tim Aljazair tersebut menilai bahwa dedikasi dan etika profesional bintang berusia 39 tahun itu tidak sejalan dengan standar yang ia tetapkan untuk Manchester United. Ten Hag mengkritik sikap Ronaldo yang dinilai lambat dalam proses adaptasi dengan sistem bermain yang baru. Selain itu, ia juga menyoroti ketidakhadiran pemain dalam beberapa latihan penting yang seharusnya menjadi fondasi persiapan tim. Hal ini tentu saja menciptakan suasana yang tidak kondusif di dalam skuad Red Devils.

Tidak hanya soal latihan, ten Hag juga menyinggung tentang komitmen Ronaldo terhadap taktik dan filosofi permainan yang telah dirancang untuk kesuksesan kolektif tim. Menurut pandangan ten Hag, Ronaldo lebih fokus pada prestasi individu daripada berkontribusi untuk kepentingan bersama. Sikap "bintang besar" ini konon menjadi sumber ketegangan internal yang dampaknya terasa hingga ke lini pemain lainnya. Ten Hag juga mengungkapkan bahwa ia beberapa kali harus mengadakan pertemuan pribadi dengan Ronaldo untuk menegaskan ekspektasinya, namun hasilnya tidak memuaskan. Situasi ini pada akhirnya memaksa ten Hag untuk membuat keputusan sulit demi kebaikan tim secara keseluruhan.

Pernyataan ten Hag ini menciptakan polemik baru di dunia sepak bola yang terus membicarakan legacy Ronaldo di Manchester United. Penggemar dan analis sepak bola berbagi pendapat mengenai tanggung jawab masing-masing pihak dalam kegagalan hubungan kerja tersebut. Namun yang jelas, kesaksian langsung dari ten Hag menunjukkan bahwa tidak semua yang bersinar adalah emas di pinggiran lapangan hijau. Kasus Ronaldo di Manchester United menjadi pembelajaran berharga bahwa bahkan pemain kelas dunia sekalipun harus menunjukkan profesionalisme dan dedikasi penuh untuk kesuksesan tim, bukan sebaliknya.

Ketika sepatu merah Ronaldo akhirnya ditinggalkan di Old Trafford, tersisa catatan pahit tentang bagaimana bintang besar dunia tidak mampu memberikan dampak positif yang diharapkan. Ten Hag sendiri pun kemudian meninggalkan Manchester United untuk mengejar kesempatan baru di tempat lain. Meski begitu, pernyataan terakhirnya tentang Ronaldo akan tetap menjadi bagian dari sejarah kelam penghujung karir si pemain berbajuk Portugal di tanah Inggris.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow