Syed Saddiq: Karhutla Bukan Soal Pertarungan Antarnegara, Mari Bekerjasama!

Syed Saddiq meredakan ketegangan dengan menekankan bahwa karhutla bukan soal pertarungan Indonesia-Malaysia, melainkan isu regional yang membutuhkan solusi bersama dan kerjasama konstruktif antarnegara.

Oct 22, 2026 - 00:47
Oct 22, 2026 - 00:47
 0  2
Syed Saddiq: Karhutla Bukan Soal Pertarungan Antarnegara, Mari Bekerjasama!

Reyben - Politisi muda Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman muncul meredakan ketegangan yang tercipta setelah pernyataan keras dari Muhammad Lutfi, mantan Menteri Perdagangan Indonesia. Dalam respons yang terukur dan bijaksana, legislator dari Kuala Lumpur itu menekankan bahwa masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang melanda kawasan Asia Tenggara seharusnya tidak dipandang sebagai konflik bilateral antara Malaysia dan Indonesia.

Syed Saddiq mengklarifikasi bahwa pendekatan adversarial atau saling menyalahkan hanya akan memperumit situasi yang sudah kompleks ini. Menurutnya, isu asap lintas negara yang terus mengganggu kualitas udara di Malaysia memerlukan solusi nyata berdasarkan kerjasama konstruktif, bukan retorika saling tuduh. Pria berusia 35 tahun ini menekankan pentingnya fokus pada aksi konkret untuk mengatasi akar masalah daripada terjebak dalam pertarungan opini di media massa.

Pernyataan Syed Saddiq datang sebagai respon terhadap komentar Muhammad Lutfi yang dinilai cukup provokatif. Mantan Menteri Perdagangan RI itu sebelumnya telah membuat pernyataan yang cukup tegas terkait dengan karhutla dan dampaknya terhadap negara-negara tetangga. Namun, Syed Saddiq memilih untuk tidak membalas secara emosional, melainkan mengajak kedua belah pihak kembali ke meja perundingan dengan kepala dingin dan niat baik untuk menemukan jalan keluar bersama.

Sebagai seorang legislator yang dikenal cukup progresif dalam berpolitik, Syed Saddiq menunjukkan kematangan dalam menyikapi persoalan lingkungan yang sesungguhnya transcendental, melampaui batasan geografis dan kepentingan nasional sesaat. Ia memandang bahwa karhutla merupakan tantangan regional yang membutuhkan komitmen jangka panjang dari semua pihak untuk mencegah, mendeteksi, dan memadamkan api sejak dini. Pesan ini implisit mengingatkan bahwa tidak ada negara yang akan menang dalam pertarungan opini jika lingkungan terus mengalami degradasi.

Komitmen Syed Saddiq terhadap solusi kolaboratif juga mencerminkan posisi pemerintah Malaysia yang mengharapkan tindakan nyata dari pihak Indonesia dalam mengelola lahan dan hutan di wilayahnya. Bukan hanya Malaysia, tetapi berbagai negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, dan Brunei juga merasakan dampak langsung dari asap karhutla Indonesia yang terbawa angin monsoon. Oleh karena itu, pendekatan multilateral menjadi semakin urgent untuk diterapkan segera.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow