Rumah Perwira TNI AD Jadi Sarang Judol, 11 Dalang Operasi Ditangkap Polisi

Sebelas operator judi online ditangkap dari rumah perwira TNI AD di Kompleks KPAD Cijantung. Markas Besar TNI AD memberikan klarifikasi terkait status kediaman dan pemiliknya.

Oct 9, 2026 - 00:15
Oct 9, 2026 - 00:15
 0  5
Rumah Perwira TNI AD Jadi Sarang Judol, 11 Dalang Operasi Ditangkap Polisi

Reyben - Operasi penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian menghasilkan penangkapan sebelas operator judi online ilegal (judol) dari sebuah rumah mewah milik perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat di wilayah Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur. Penggerebekan ini menciptakan kejutan bagi lingkungan perumahan eksklusif yang biasanya terkenal dengan ketenangan dan keamanannya. Markas Besar TNI Angkatan Darat kemudian memberikan klarifikasi terkait status kediaman tersebut dan pemiliknya, mengingat identitas perwira TNI AD yang terlibat menjadi perhatian publik.

Operasi penggerebekan terhadap lokasi tersebut dilakukan setelah aparat kepolisian menerima laporan dan informasi intelijen tentang dugaan aktivitas perjudian online yang berlangsung intensif. Dalam proses penangkapan tersebut, petugas kepolisian berhasil mengamankan sebelas individu yang diduga berperan sebagai operator dan pengelola sistem permainan judol di rumah tersebut. Setiap tersangka kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dan penyidikan mendalam guna mengungkap jaringan perjudian online yang lebih luas.

Markas Besar TNI Angkatan Darat segera melakukan klarifikasi publik menyusul beredarnya informasi bahwa lokasi operasi terletak di kompleks perumahan khusus perwira militer. Pihak Mabes TNI AD menerangkan bahwa mereka telah menginvestigasi status kepemilikan rumah tersebut dan hubungan pemilik dengan institusi militer. Klarifikasi ini dirasa penting untuk menjaga kredibilitas TNI AD di mata publik dan menunjukkan komitmen institusi terhadap penegakan hukum. Aparat militer juga berkoordinasi dengan kepolisian dalam memberikan informasi terkait identitas pemilik rumah dan kemungkinan keterlibatan mereka dalam operasi judol tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti realitas bahwa perjudian online ilegal masih menjadi problem serius di Indonesia meskipun berbagai operasi penindakan terus dilakukan. Lokasi yang mewah dan terpercaya tidak menjamin jaminan keamanan dari aktivitas ilegal tersebut. Operasi penggerebekan di Kompleks KPAD Cijantung menjadi reminder bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan perwira militer, bahwa penegakan hukum akan tetap berjalan tanpa memandang status dan posisi sosial seseorang. Penyidikan lebih lanjut akan menentukan nasib para tersangka dan kemungkinan pemberian hukuman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow