Ruben Onsu Buka Suara: Ini Bukan Perang Asuh Anak, Tapi Perjuangan Hak Ayah

Ruben Onsu membuka suara bahwa perselisihannya dengan Sarwendah bukan sekadar tentang hak asuh anak, melainkan tentang hak fundamental seorang ayah untuk tetap berperan aktif dan bermakna dalam kehidupan buah hatinya.

Oct 31, 2026 - 01:32
Oct 31, 2026 - 01:32
 0  5
Ruben Onsu Buka Suara: Ini Bukan Perang Asuh Anak, Tapi Perjuangan Hak Ayah

Reyben - Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terus menjadi sorotan publik, namun ada hal penting yang ingin diklarifikasi oleh pihak aktor berusia 48 tahun tersebut. Ruben Onsu secara tegas menyatakan bahwa gugatan dan perselisihan yang sedang berlangsung bukanlah sekadar persoalan hak asuh anak semata. Menurutnya, inti dari masalah ini jauh lebih dalam—ini adalah tentang perjuangan seorang ayah untuk mempertahankan hak-haknya sebagai seorang bapak dalam kehidupan anak-anaknya. Pernyataan blak-blakan ini menjadi titik balik dalam narasi yang selama ini berkembang di media massa tentang kasus keluarga besar Onsu.

Selama ini, media massa banyak menyederhanakan konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah hanya sebagai persoalan siapa yang berhak mengasuh anak-anak mereka. Namun, penjelasan dari pihak Ruben menunjukkan bahwa ada dimensi yang lebih kompleks dalam masalah ini. Hak seorang ayah untuk terlibat aktif dalam kehidupan anak, membuat keputusan penting, dan mempertahankan hubungan yang bermakna dengan buah hatinya adalah inti dari perjuangan yang sedang dilakukan. Ruben merasa bahwa framing yang ada selama ini tidak menangkap esensi sebenarnya dari apa yang dia pertahankan di pengadilan. Ini bukan tentang "siapa menang," tetapi tentang memastikan bahwa hak-hak fundamental seorang ayah tetap diakui dan dilindungi.

Pandangan Ruben Onsu ini membawa perspektif baru dalam dinamika keluarga Indonesia yang sering kali mengutamakan posisi ibu dalam hal pengasuhan. Dalam banyak kasus, ketika terjadi perpisahan atau perseteruan antara pasangan, perhatian publik cenderung tertuju pada pihak perempuan dan hak asuhnya. Namun, kasus Ruben Onsu mencoba untuk mengubah narasi tersebut dengan menekankan bahwa seorang ayah juga memiliki hak yang sama pentingnya. Hak untuk mencintai anak-anaknya, untuk ada dalam setiap momen penting, untuk memberikan nasihat dan bimbingan—semua itu adalah bagian integral dari hak ayah yang tidak boleh diabaikan. Pergulatan hukum yang dihadapi Ruben mencerminkan upaya untuk memastikan bahwa sistem hukum Indonesia mengakui dan melindungi hak-hak tersebut dengan setara.

Pernyataan Ruben Onsu ini juga menjadi penting dalam konteks perkembangan kesadaran hukum keluarga di Indonesia. Kasus ini menunjukkan bahwa tidak semua perseteruan keluarga dapat diselesaikan dengan hanya melihat siapa yang lebih berhak mengasuh anak. Ada pertanyaan lebih mendalam tentang hak dan tanggung jawab kedua orang tua, terutama dalam masyarakat modern di mana peran ayah semakin diakui sebagai sama pentingnya dengan peran ibu. Gugatan dan klarifikasi yang dilakukan Ruben Onsu dapat menjadi preseden penting bagi kasus-kasus serupa di masa depan, di mana hak ayah mendapat porsi perhatian yang sama serius dengan hak ibu dalam hal pengasuhan dan keterlibatan dalam kehidupan anak-anak mereka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow