Rahayu Saraswati Puas dengan Momentum IKN, Ingatkan Pentingnya Keterlibatan UMKM Lokal
Rahayu Saraswati mengapresiasi progres pembangunan IKN sambil mengingatkan pentingnya keterlibatan UMKM dan masyarakat lokal melalui kebijakan TKDN yang tinggi.
Reyben - Anggota DPR RI Rahayu Saraswati memperlihatkan optimisme terhadap perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek. Dalam pertemuan dengan media, politisi dari fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa progres konstruksi telah melampaui ekspektasinya. Rahayu melihat secara konkret bagaimana infrastruktur megah mulai berdiri tegak di tengah rencana masterplan yang ambisius. Kesan positif ini menjadi fondasi bagi pandangannya tentang masa depan ibu kota yang dinilai semakin cerah.
Namun di balik kegembiraan atas akselerasi pembangunan, Rahayu Saraswati justru mengangkat isu kritis yang sering luput dari perhatian publik—tingginya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan dalam proyek IKN. Menurut penilaiannya, standar TKDN yang ketat seharusnya membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia untuk berpartisipasi aktif. Rahayu menekankan bahwa target ambisius pembangunan IKN tidak boleh mengorbankan inklusi ekonomi masyarakat lokal sekitar kawasan. Dia percaya bahwa jika dikelola dengan baik, kebijakan TKDN dapat menjadi jembatan untuk pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Rahayu Saraswati juga menyampaikan pesan khusus kepada Basuki Hadimuljono, yang saat itu menjabat sebagai koordinator pelaksana proyek IKN. Dia meminta agar penyelenggara proyek terus memastikan bahwa masyarakat lokal dan UMKM sekitarnya mendapat manfaat langsung dari pembangunan gigantis ini. Pesannya cukup tegas namun konstruktif—kesuksesan IKN tidak hanya diukur dari seberapa cepat gedung-gedung berdiri, tetapi juga dari seberapa banyak rakyat yang merasakan dampak ekonomi positif. Rahayu mengharapkan koordinasi yang lebih intensif antara para pemangku kepentingan agar skema kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM dapat berjalan lebih efektif dan inklusif.
Komitmen Rahayu Saraswati dalam memantau perkembangan IKN mencerminkan tanggung jawab legislatif yang serius terhadap proyek strategis nasional ini. Dia tidak hanya berfokus pada aspek teknis pembangunan, tetapi juga pada dimensi sosial dan ekonomi yang menyertainya. Dengan terus melakukan tinjauan langsung dan memberikan masukan kepada para eksekutor proyek, Rahayu berusaha memastikan bahwa IKN menjadi proyek pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya komunitas lokal Kalimantan Timur.
What's Your Reaction?