Pramono Pertimbangkan Perpendek Jam CFD Rasuna Said, Dengarkan Keluhan Masyarakat yang Ingin Beribadah

Gubernur Pramono Anung Wibowo siap mengkaji ulang jadwal Car Free Day di Rasuna Said agar selesai lebih cepat dan tidak mengganggu aktivitas ibadah masyarakat. Keputusan responsif ini diambil setelah menerima berbagai masukan dari publik.

May 11, 2026 - 11:01
May 11, 2026 - 11:01
 0  0
Pramono Pertimbangkan Perpendek Jam CFD Rasuna Said, Dengarkan Keluhan Masyarakat yang Ingin Beribadah

Reyben - Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menunjukkan responsivitas terhadap keluhan publik dengan berkomitmen mengkaji ulang jadwal pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan HR Rasuna Said. Keputusan ini diambil setelah menerima berbagai masukan dari masyarakat yang merasa waktu pelaksanaan CFD saat ini mengganggu aktivitas ibadah mereka, khususnya bagi yang ingin menunaikan salat di masjid-masjid sekitar lokasi.

Perubahan jam operasional CFD di kawasan Rasuna Said menjadi prioritas Pramono untuk memberikan ruang bagi warga Jakarta menjalankan kewajiban spiritual mereka tanpa hambatan. Kepala Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini mengatakan bahwa pemerintah perlu menemukan titik temu antara kepentingan pelestarian budaya olahraga dan aktivitas keagamaan masyarakat. Dengan menggeser jadwal CFD menjadi lebih cepat selesai, diharapkan tidak ada lagi konflik antara keduanya.

Langkah ini mencerminkan komitmen administrasi Pramono dalam mendengarkan aspirasi grassroots dari berbagai kelompok masyarakat Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan kajian mendalam bersama stakeholder terkait, termasuk pengelola CFD, komunitas olahraga, dan organisasi keagamaan. Tujuannya adalah merumuskan jadwal baru yang dapat mengakomodasi kedua belah pihak tanpa mengorbankan kualitas program CFD yang telah menjadi tradisi positif di Jakarta.

Dalam mengambil keputusan ini, Pramono menunjukkan bahwa pemerintah lokal harus adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat. Kajian ulang waktu CFD Rasuna Said diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga pengumuman jadwal baru dapat segera disampaikan kepada publik. Dengan pendekatan inklusif semacam ini, Jakarta dapat terus mengembangkan program-program publik yang bermanfaat sekaligus menghormati kebutuhan spiritual warganya.

Gubernur Pramono juga menekankan bahwa setiap keputusan pemerintah harus mempertimbangkan keberagaman kebutuhan masyarakat. Solusi perpendekkan waktu CFD Rasuna Said adalah contoh bagaimana dialog publik dapat menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif. Tim khusus akan dibentuk untuk mengevaluasi alternatif jadwal yang memungkinkan pelaksanaan CFD tetap bermakna sambil memberikan kesempatan bagi warga menjalankan ibadah mereka dengan tenang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow