Prabowo Geber Energi Terbarukan: Target 100 GW Surya dan Geotermal Jadi Senjata Kemandirian

Prabowo Subianto mengumumkan komitmen ambisius pemerintah untuk mempercepat transisi energi nasional dengan target 100 gigawatt energi surya dan optimalisasi geotermal sebagai fondasi kemandirian energi Indonesia di tengah tantangan geopolitik global.

Mar 12, 2026 - 04:11
Mar 12, 2026 - 04:11
 0  0
Prabowo Geber Energi Terbarukan: Target 100 GW Surya dan Geotermal Jadi Senjata Kemandirian

Reyben - Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto kini mengambil langkah agresif dalam mengakselerasi revolusi energi hijau. Dengan menargetkan pembangunan kapasitas energi surya sebesar 100 gigawatt dan optimalisasi potensi geotermal, Indonesia sedang memposisikan diri sebagai pemimpin transisi energi di kawasan Asia Tenggara. Komitmen ini bukan sekadar slogan Politik, tetapi respons strategis terhadap tekanan global dan kebutuhan domestik untuk mencapai kemandirian energi yang berkelanjutan.

Menurut pernyataan resmi Prabowo, akselerasi transformasi sektor energi nasional menjadi prioritas utama mengingat dinamika geopolitik dan ekonomi global yang terus berubah. Pemerintah menyadari bahwa ketergantungan pada bahan bakar fosil tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga membuat negara rentan terhadap fluktuasi harga energi internasional yang tidak terprediksi. Target 100 gigawatt surya ditetapkan sebagai bagian dari strategi jangka menengah untuk diversifikasi sumber energi, sementara pengembangan geotermal diposisikan sebagai pilar energi baseload yang stabil dan ramah lingkungan.

Indonesia memiliki keuntungan geografis yang luar biasa untuk pengembangan energi terbarukan. Dengan iklim tropis dan intensitas matahari yang tinggi sepanjang tahun, potensi energi surya Indonesia diperkirakan mencapai 4,8 kilowatt per meter persegi per hari. Sementara itu, posisi Indonesia di Ring of Fire memberikan akses ke sumber panas bumi yang melimpah, dengan potensi geotermal terbesar di dunia mencapai sekitar 40 persen dari total kapasitas global. Dengan memanfaatkan sumber daya alam ini secara maksimal, Indonesia tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan energi domestik tetapi juga membuka peluang ekspor energi terbarukan ke negara-negara tetangga.

Prioritas pemerintah dalam merevitalisasi sektor energi terbarukan mencakup peningkatan investasi infrastruktur, reformasi regulasi untuk mempermudah izin pembangunan, dan kolaborasi dengan sektor swasta. Target 100 gigawatt surya diproyeksikan dapat dicapai melalui kombinasi pembangunan solar panel skala utilitas, instalasi rooftop komersial, dan panel surya terdistribusi di sektor pertanian. Sementara untuk geotermal, pemerintah berkomitmen membuka akses eksplorasi ke lebih banyak lokasi potensial dan menyederhanakan proses perizinan untuk menarik investor institusional. Dengan strategi holistik ini, Prabowo yakin Indonesia dapat mencapai milestone signifikan dalam transisi energi pada dekade mendatang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow