Polri Tumbang Jaringan Judol Ujangbet Senilai Rp890 Miliar, Sembilan Dalang Ditangkap
Bareskrim Polri berhasil bongkar sindikat perjudian online Ujangbet dengan nilai transaksi Rp890 miliar. Sembilan pelaku utama berhasil diamankan dalam operasi yang dipimpin Brigjen Pol. Wira Satya Triputra.
Reyben - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat perjudian online skala besar yang menggunakan platform Ujangbet. Operasi besar-besaran ini menghasilkan penangkapan sembilan pelaku utama yang diduga menjalankan transaksi ilegal mencapai nilai fantastis Rp890 miliar. Brigjen Pol. Wira Satya Triputra, Direktur Tipidum Bareskrim, memimpin operasi terobosan ini dan langsung memberikan keterangan kepada media terkait detil pengungkapan kasus yang menjadi sorotan publik.
Para tersangka yang berhasil diamankan oleh penyidik terdiri dari berbagai posisi dalam struktur sindikat judol tersebut. Di antara nama-nama yang sudah diidentifikasi adalah AI, C, dan LS, yang masing-masing memiliki peran strategis dalam menjalankan operasional perjudian digital. Modus operandi mereka melibatkan jaringan luas yang tersebar di berbagai wilayah, dengan sistem pembayaran yang terstruktur dan sulit dilacak. Brigjen Pol. Wira Satya Triputra menjelaskan bahwa setiap pelaku memiliki spesialisasi dalam mengurus bagian-bagian berbeda mulai dari rekrutmen pemain, pengelolaan dana, hingga distribusi hasil kemenangan.
Investigasi mendalam yang dilakukan Bareskrim membuktikan bahwa sindikat Ujangbet bukan hanya sekadar operasi kecil-kecilan. Transaksi senilai Rp890 miliar menunjukkan skala operasi yang sangat besar dan melibatkan ribuan pemain dari kalangan masyarakat. Tim penyidik menemukan bukti dokumenter lengkap berupa rekening bank, server, dan data transaksi yang menunjukkan aliran dana mencurigakan. Setiap transaksi dirancang dengan cermat untuk menghindari deteksi dari lembaga penegak hukum, menggunakan berbagai metode pencucian uang yang canggih.
Tangkapan sembilan pelaku ini merupakan hasil dari operasi bertahap yang melibatkan kerja sama intensif antara berbagai unit dalam Bareskrim. Proses penyidikan yang ketat mengungkap bagaimana sindikat beroperasi dengan sistem ketat dan hierarki jelas untuk menjaga keamanan jaringan mereka. Barang bukti yang sudah diamankan termasuk perangkat elektronik, dokumen transaksi, dan aset-aset berharga yang diduga merupakan hasil dari perjudian ilegal. Polri akan terus melanjutkan penyidikan untuk mengidentifikasi kemungkinan pelaku lain yang masih bebas dan bekerja sama dengan sindikat ini.
What's Your Reaction?