Polda Sumsel Siapkan Operasi Sikat I Musi 2026, Jangan Lengah dari Gerakan Premanisme dan Curanmor

Kapolda Sumatra Selatan membuka latihan persiapan operasi kepolisian untuk Operasi Sikat I Musi 2026. Selama 16 hari, kepolisian akan melakukan penindakan terhadap pencurian, perampokan, curanmor, dan premanisme dengan strategi operasional yang komprehensif.

Sep 23, 2026 - 11:48
Sep 23, 2026 - 11:48
 0  3
Polda Sumsel Siapkan Operasi Sikat I Musi 2026, Jangan Lengah dari Gerakan Premanisme dan Curanmor

Reyben - Kapolda Sumatra Selatan resmi meluncurkan Operasi Sikat I Musi 2026 dengan membuka acara latihan persiapan operasi kepolisian (Latpraops) yang akan berlangsung intensif selama 16 hari ke depan. Kehadiran pemimpin tertinggi kepolisian daerah ini mencerminkan komitmen serius untuk merebut kembali rasa aman di jalanan Sumsel yang dalam beberapa waktu terakhir dihantui berbagai tindak kejahatan meresahkan. Operasi ambisius ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan respons konkret terhadap peningkatan kasus kejahatan yang meresahkan warga sipil di berbagai wilayah.

Target operasi selama 16 hari ini difokuskan pada pemberantasan tiga jenis kejahatan utama: pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan premanisme yang telah menjadi momok tersendiri bagi masyarakat. Strategi operasional yang direncanakan melibatkan personel kepolisian terpilih dengan pelatihan khusus untuk menghadapi situasi lapangan yang dinamis dan penuh tantangan. Pelatihan intensif ini menjadi fondasi penting sebelum barisan operasi terjun langsung ke lapangan dengan protokol keamanan maksimal dan pendekatan yang humanis namun tegas terhadap setiap kejadian.

Dalam momen pembukaan Latpraops tersebut, Kapolda menekankan pentingnya sinergi antar lapis kepolisian untuk mencapai target pemberantasan kejahatan jalanan. Setiap personel yang terlibat harus memahami dengan baik bahwa misi mereka bukan sekadar menangkap pelaku, tetapi juga menjaga kepercayaan publik dan memastikan setiap tindakan sesuai dengan standar operasional kepolisian modern. Pendekatan preventif juga menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi ini, di mana sosialisasi keamanan kepada masyarakat akan dilakukan secara paralel dengan operasi penindakan di lapangan.

Kesuksesan operasi ini akan diukur tidak hanya dari jumlah pelaku yang berhasil diringkus, tetapi juga dari penurunan angka kejahatan jalanan yang terukur dan peningkatan kepuasan keamanan masyarakat. Polda Sumsel optimis bahwa dengan persiapan matang dan eksekusi terencana, Operasi Sikat I Musi 2026 akan menjadi momentum penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi semua lapisan masyarakat Sumsel.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow