Persija Geram! Minta Polisi Bongkar Tuntas Kasus Serangan Bus Persib di Batang

Persija Jakarta mengeluarkan pernyataan keras mengecam penyerangan bus Persib U-18 di Rest Area Batang dan mendesak kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut secara tuntas. Klub ini menegaskan rivalitas harus tetap dalam koridor sportivitas.

Oct 12, 2026 - 12:38
Oct 12, 2026 - 12:38
 0  4
Persija Geram! Minta Polisi Bongkar Tuntas Kasus Serangan Bus Persib di Batang

Reyben - Persija Jakarta tidak tinggal diam atas insiden penyerangan yang menimpa bus Persib U-18 di kawasan Rest Area Batang pada hari Jumat (11/10) lalu. Manajemen klub garuda putih telah mengeluarkan pernyataan keras yang menentang segala bentuk kekerasan di dunia sepak bola. Mereka mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan mendalam hingga tuntas demi mengungkap dalang di balik insiden tersebut dan memastikan pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Dalam statemen resminya, Persija menegaskan bahwa rivalitas antarklub harus tetap berada dalam batas-batas sportivitas dan fair play. Klub berprestasi ini mengecam keras setiap bentuk tindakan kekerasan fisik yang melibatkan suporter maupun pihak-pihak yang merepresentasikan klub. Persija juga mengimbau semua pihak, khususnya suporter setia, untuk menjaga integritas dan kehormatan institusi dengan tidak terlibat dalam kegiatan yang merusak citra sepak bola Indonesia di mata dunia internasional.

Insiden di Rest Area Batang sendiri telah mencuri perhatian publik dan menjadi sorotan media massa. Kejadian yang melibatkan pemain muda Persib ini menunjukkan masih adanya celah dalam pengamanan dan penertiban aktivitas yang melibatkan klub-klub besar di Indonesia. Polda Jateng dan instansi terkait telah dimulai penyelidikan, namun Persija berharap proses hukum dapat berjalan cepat dan transparan untuk memberikan efek jera kepada siapa pun yang terlibat dalam peristiwa kekerasan tersebut.

Klasemen rivalitas Persija dan Persib memang telah terbangun lama di panggung sepak bola Indonesia. Namun, kedua belah pihak seharusnya memahami bahwa kompetisi yang sehat adalah fondasi dari pertumbuhan olahraga tanah air. Persija melalui manajemen dan official channels-nya kembali mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama menjaga moralitas dalam setiap pertandingan. Langkah tegas dari Persija ini diharapkan dapat menjadi signal kuat bahwa klub-klub profesional Indonesia tidak akan membiarkan aksi anarkis merusak ekosistem sepak bola nasional yang masih terus dibangun demi prestasi dan popularitas di tingkat Asia Tenggara.

Polda Jateng diminta segera menyelesaikan investigasi dan memberikan laporan resmi kepada publik. Transparansi dalam proses hukum ini penting untuk membuktikan komitmen pemerintah dalam memberantas kekerasan dalam olahraga. Persija juga akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam upaya mewujudkan sepak bola Indonesia yang aman, damai, dan penuh sportivitas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow