Misteri Blue Fire Papandayan: Kenapa Fenomena Spektakuler Itu Tiba-tiba Menghilang?
Blue fire Gunung Papandayan hilang dari pandangan, namun Badan Geologi memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gas beracun dan risiko letusan yang masih mengancam kawasan sekitar gunung berapi ini.
Reyben - Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan publik setelah fenomena blue fire yang sempat mencuri perhatian tiba-tiba hilang dari pandangan. Pertunjukan alam yang spektakuler itu, yang tercipta dari pembakaran gas belerang, telah menghilang dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, Badan Geologi Indonesia tidak memandang remeh situasi ini dan justru mengeluarkan peringatan khusus untuk masyarakat sekitar agar tetap waspada terhadap potensi bahaya yang masih mengintai di sekitar kawasan vulkanik tersebut.
Blue fire atau api biru yang terjadi di Papandayan merupakan hasil pembakaran spontan dari gas sulfur dioksida (SO2) yang keluar dari celah-celah bumi. Fenomena alam yang jarang terjadi ini sempat menjadi daya tarik wisata yang luar biasa, menarik ribuan pengunjung yang ingin menyaksikan keindahan cahaya biru yang membara di kegelapan malam. Namun, kehadiran blue fire yang intermiten ini tidak bisa diprediksi dengan pasti kapan akan muncul kembali. Karakteristik alam yang volatile ini membuat fenomena tersebut hilang-timbul, tergantung dari aktivitas vulkanik dan aliran gas di bawah permukaan tanah.
What's Your Reaction?