Mensos Saifullah Yusuf Siap Pecat 2.708 ASN yang Terbukti Mangkir, Toleransi Berakhir

Menteri Sosial Saifullah Yusuf tidak lagi menunjukkan kesabaran terhadap ribuan ASN dan P3K yang mangkir kerja tanpa pemberitahuan. Sebanyak 2.708 pegawai akan dihadapkan pada konsekuensi pemberhentian dari pemerintah.

Mar 26, 2026 - 11:39
Mar 26, 2026 - 11:39
 0  0
Mensos Saifullah Yusuf Siap Pecat 2.708 ASN yang Terbukti Mangkir, Toleransi Berakhir

Reyben - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menunjukkan keseriusan dalam memberantas indisipliner di tubuh Kementerian Sosial. Lebih dari 2.700 aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tercatat absen tanpa memberikan pemberitahuan sebelumnya. Situasi ini membuat Mensos tidak lagi bersabar dan siap mengambil langkah tegas berupa pemberhentian kepegawaian.

Dari data yang teridentifikasi, jumlah ASN dan P3K yang bolos mencapai angka fantastis yakni 2.708 orang. Mereka tidak hadir ke kantor dalam jangka waktu tertentu tanpa memberikan alasan yang jelas atau surat izin resmi. Tindakan ini jelas melanggar kewajiban dasar seorang pegawai negara untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan profesional. Saifullah Yusuf memandang hal ini sebagai bentuk indisipliner yang serius dan tidak dapat ditoleransi lebih lanjut dalam organisasi yang melayani kepentingan masyarakat.

Mensos tegas menyatakan bahwa dia tidak akan ragu untuk menerbitkan surat keputusan pemberhentian bagi para pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin ini. Langkah hukuman yang keras dimaksudkan untuk memberikan efek jera dan menciptakan budaya kerja yang lebih disiplin di lingkungan Kemensos. Saifullah Yusuf menganggap absensi tanpa keterangan sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik dan pengabaian terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial. Pemberhentian menjadi pilihan yang tidak dapat dihindari lagi mengingat peringatan dan teguran sebelumnya tidak menghasilkan perbaikan signifikan.

Kebijakan ini mencerminkan komitmen Kemensos untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan disiplin kepegawaian. Dengan menghilangkan elemen-elemen yang tidak produktif dan tidak bertanggung jawab, diharapkan kinerja lembaga sosial akan meningkat drastis. Para pegawai yang masih tersisa akan memiliki motivasi lebih tinggi untuk bekerja secara maksimal demi kepentingan masyarakat yang dilayani.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow