Listrik Tembus Desa Terpencil: Prabowo-Gibran Nyalakan 77 Ribu Rumah, Akses Listrik Masih Jadi PR Besar

Pemerintahan Prabowo-Gibran merayakan pencapaian signifikan dalam program Listrik Desa dengan menghubungkan 77.616 pelanggan baru ke jaringan listrik nasional. Meski capaian ini mengesankan, tantangan pemerataan kualitas dan stabilitas pasokan listrik masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah.

Oct 19, 2026 - 14:16
Oct 19, 2026 - 14:16
 0  6
Listrik Tembus Desa Terpencil: Prabowo-Gibran Nyalakan 77 Ribu Rumah, Akses Listrik Masih Jadi PR Besar

Reyben - Dua tahun memimpin Indonesia, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terus memperluas jangkauan listrik ke pelosok negeri. Program Listrik Desa mereka catat prestasi mengagumkan dengan menyambungkan 77.616 pelanggan baru pada 2025. Angka tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengakselerasi pemerataan akses energi listrik, meskipun tantangan infrastruktur di kawasan terpencil tetap menjadi hambatan signifikan yang perlu dibenahi lebih serius.

Program yang dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat di daerah tertinggal ini mencerminkan strategi pemerintah membawa pembangunan ke luar Jawa. Dengan menghubungkan puluhan ribu rumah baru ke jaringan listrik nasional, pemerintahan Prabowo-Gibran berupaya mengurangi kesenjangan akses energi antara perkotaan dan pedesaan. Kemenristekdikti dan kementerian terkait lainnya berkolaborasi mengidentifikasi prioritas wilayah yang masih gelap gulita, sehingga alokasi anggaran bisa ditargetkan secara lebih efisien dan terukur.

Namun di balik capaian tersebut, masih tersisa pekerjaan rumah yang berat bagi administrasi pusat maupun daerah. Banyak desa yang baru saja tersambung ke jaringan listrik masih menghadapi persoalan kualitas aliran daya yang tidak stabil, pemadaman bergilir, hingga tarif yang relatif tinggi untuk standar pendapatan masyarakat lokal. Infrastruktur pendukung seperti gardu induk dan trafo distribusi di beberapa lokasi masih belum memadai untuk menampung beban konsumsi listrik yang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah pengguna.

Pemerintah berencana melanjutkan program ini dengan target yang lebih ambisius pada tahun-tahun mendatang. Investasi dalam pembangunan jaringan transmisi dan distribusi listrik di kawasan timur Indonesia menjadi fokus utama, mengingat potensi pertumbuhan ekonomi di region tersebut masih sangat besar. Dengan dukungan pendanaan yang tepat dan koordinasi lintas kementerian yang kuat, akses listrik universal untuk seluruh rumah tangga Indonesia bukan lagi mimpi yang mustahil untuk diwujudkan dalam dekade ini.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow