Komisi III DPR Minta Polri Tangkap Istri ASF, Komisaris Hanania Travel Jadi Incaran Penyidik

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman resmi mengajukan rekomendasi kepada Kepolisian untuk menetapkan Komisaris Hanania Travel—istri dari tersangka ASF—sebagai tersangka dalam kasus yang sedang diusut.

Jun 19, 2026 - 12:36
Jun 19, 2026 - 12:36
 0  1
Komisi III DPR Minta Polri Tangkap Istri ASF, Komisaris Hanania Travel Jadi Incaran Penyidik

Reyben - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengajukan rekomendasi keras kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk segera menetapkan Komisaris Hanania Travel sebagai tersangka. Perempuan yang merupakan istri dari tersangka ASF (30 tahun) ini diduga memiliki keterlibatan dalam kasus yang sedang diusut. Habiburokhman menekankan perlunya tindakan tegas dari pihak kepolisian untuk mengungkap semua aktor di balik kasus ini dan memastikan tidak ada yang lolos dari jerat hukum.

Dorong an Komisi III DPR ini lahir dari analisis mendalam terhadap perkembangan kasus yang melibatkan jaringan travel ilegal Hanania. Menurut Habiburokhman, keterlibatan istri tersangka ASF sebagai Komisaris Hanania Travel bukan kebetulan belaka, melainkan bagian dari struktur operasional jaringan yang dimaksudkan untuk menyamarkan sumber dana dan kegiatan bisnis ilegal. Komisi III, yang memiliki wewenang mengawasi kinerja kepolisian, melihat data dan fakta yang cukup kuat untuk menjustifikasi penetapan tersangka terhadap perempuan tersebut.

Kasus Hanania Travel sendiri telah menyita perhatian publik mengingat skala operasinya yang meluas dan modus operandinya yang terstruktur. Melalui perjalanan yang seolah-olah legal, jaringan ini diduga melakukan berbagai pelanggaran, mulai dari penipuan hingga pencucian uang. Dengan menetapkan istri ASF sebagai tersangka, Kepolisian diharapkan dapat membuka jalan investigasi yang lebih luas untuk memetakan seluruh struktur organisasi dan aliran dana dalam kasus ini. Polri telah mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti, namun penyidikan masih terus mengalami perkembangan.

Habibirokhman menggarisbawahi bahwa tindakan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi langkah strategis untuk memotong rantai komando dalam jaringan tersebut. Dengan melibatkan istri tersangka utama dalam proses penyidikan sebagai tersangka, peluang untuk mendapatkan informasi krusial dan mengungkap jejak finansial menjadi lebih besar. Komisi III DPR berkomitmen untuk terus memantau progress penyidikan dan memastikan bahwa setiap tahapan dilakukan sesuai dengan protokol hukum yang berlaku.

Ketua Komisi III juga menekankan bahwa transparansi dalam proses penyidikan sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik. Kepolisian diharapkan memberikan update berkala mengenai perkembangan kasus, terutama setelah penetapan tersangka terhadap Komisaris Hanania Travel. Pada gilirannya, Komisi III akan menggelar rapat khusus dengan pihak Kepolisian untuk membahas strategi penyelidikan lebih lanjut dan memastikan tidak ada celah dalam prosesi penuntutan nanti.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow