Kemhan Buka Suara: Program Kopdes Merah Putih Tidak Sekadar 'Drill' Militer, Ini Faktanya

Kemhan membuka suara tentang program pelatihan Kopdes Merah Putih, menegaskan peserta tidak menjalani latihan fisik berat melainkan aktivitas proporsional kombinasi senam, jalan kaki, dan pembelajaran manajerial.

Jun 28, 2026 - 05:10
Jun 28, 2026 - 05:10
 0  1
Kemhan Buka Suara: Program Kopdes Merah Putih Tidak Sekadar 'Drill' Militer, Ini Faktanya

Reyben - Kementerian Pertahanan (Kemhan) membubarkan mitos yang beredar di masyarakat tentang program pelatihan calon manajer Kopdes Merah Putih. Dalam pernyataan resminya, Kemhan menegaskan bahwa peserta Sekolah Persiapan Penempatan Intelijen (SPPI) yang mengikuti latihan bela negara dan manajerial tidak menjalani latihan fisik berat seperti yang sering diperbincangkan. Clarifikasi ini menjadi penting mengingat banyaknya spekulasi dan rumor yang berkembang di kalangan masyarakat mengenai intensitas pelatihan yang diberikan kepada calon-calon pemimpin koperasi desa.

Menurut penjelasan resmi dari pihak Kemhan, kurikulum yang diterapkan dalam program pelatihan tersebut justru dirancang dengan pendekatan holistik dan proporsional. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi senam pagi, jalan kaki santai, pembacaan dan pemahaman bahan ajar (PBB), serta latihan hormat militer yang bersifat edukatif. Semua aktivitas ini dikombinasikan dengan materi-materi manajerial dan kepemimpinan yang relevan dengan peran mereka sebagai calon manajer koperasi desa. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapat penguatan fisik yang ringan, tetapi juga pengetahuan praktis tentang tata kelola dan pengelolaan koperasi yang modern.

Kemhan menekankan bahwa filosofi di balik program Kopdes Merah Putih adalah membangun karakter kepemimpinan yang tangguh namun tetap humanis. Senam dan jalan kaki dipilih sebagai aktivitas yang menyehatkan tanpa membebani peserta secara berlebihan. Sementara itu, elemen hormat militer dan disiplin diintegrasikan bukan untuk menciptakan budaya militarisme, melainkan untuk menanamkan nilai-nilai rasa hormat, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang fundamental dalam memimpin organisasi. Materi PBB dan pembelajaran manajerial disajikan dengan metode interaktif yang mengutamakan partisipasi aktif dan pemahaman mendalam dari setiap peserta.

Penjelasan Kemhan ini diharapkan dapat menenangkan kekhawatiran berbagai kalangan, khususnya keluarga calon peserta yang sempat merasa cemas dengan rumor mengenai beban latihan yang ekstrem. Kemhan juga menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Program Kopdes Merah Putih, dengan pendekatan pelatihan yang seimbang ini, diharapkan mampu menghasilkan generasi manajer koperasi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Investasi pada sumber daya manusia seperti ini diyakini menjadi kunci utama dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow