Kemendagri Dorong TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Gali Potensi Pembiayaan untuk Maksimalkan Program Pemberdayaan

Kemendagri mendorong TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda untuk mengoptimalkan sumber pembiayaan dari berbagai sektor guna meningkatkan kinerja program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Sep 22, 2026 - 11:28
Sep 22, 2026 - 11:28
 0  2
Kemendagri Dorong TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Gali Potensi Pembiayaan untuk Maksimalkan Program Pemberdayaan

Reyben - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan arahan strategis kepada pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tim Pembina Posyandu, dan Dekranasda untuk secara agresif mengoptimalkan berbagai jalur sumber pembiayaan. Langkah ini menjadi kunci akselerasi program pemberdayaan masyarakat yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah dan grassroot.

Dalam era transformasi digital dan keterbatasan anggaran pemerintah, Kemendagri menekankan bahwa ketiga organisasi tersebut harus berpikir out of the box dalam mencari alternatif pendanaan. Bukan hanya mengandalkan APBN dan APBD, melainkan juga mengeksplorasi dukungan dari sektor swasta, corporate social responsibility (CSR), dana kelurahan, hingga partisipasi masyarakat melalui mekanisme gotong royong modern. Strategi diversifikasi sumber dana ini diharapkan dapat mengatasi ketergantungan terhadap anggaran pemerintah yang seringkali terbatas dan tidak fleksibel.

Penggerak TP PKK, sebagai organisasi yang menyentuh langsung jutaan keluarga Indonesia, dituntut untuk menjadi lebih kreatif dalam mengidentifikasi peluang pembiayaan lokal. Mulai dari mengembangkan usaha bersama (UKM), mengajukan proposal kepada lembaga filantropi, hingga menjalin kemitraan strategis dengan institusi keuangan dan perusahaan yang memiliki komitmen pada pemberdayaan sosial. Demikian pula dengan Tim Pembina Posyandu yang mesti mengoptimalkan dukungan inovasi kesehatan masyarakat, dan Dekranasda dalam mengembangkan produk kerajinan lokal sebagai sumber revenue yang sustainable.

Kemendagri juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana dari berbagai sumber tersebut. Setiap organisasi dihimbau untuk membuat mekanisme pelaporan yang jelas, terukur, dan dapat diaudit sehingga kepercayaan stakeholder terus terjaga. Dengan pendekatan yang terstruktur dan inklusif ini, diharapkan kinerja TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda dapat meningkat signifikan, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok negeri.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow