Kapten Pilot Saudia Airlines Gugur dalam Serangan Rudal Houthi, Riyadh Kembali Digempur

Pilot Kapten Hamoud Ali Al Kalthami dari Saudia Airlines meninggal dalam serangan rudal Houthi di Bandara Riyadh. Serangan ini juga menewaskan tiga warga Saudi lainnya, menunjukkan eskalasi konflik berkelanjutan di kawasan tersebut.

Oct 10, 2026 - 16:21
Oct 10, 2026 - 16:21
 0  4
Kapten Pilot Saudia Airlines Gugur dalam Serangan Rudal Houthi, Riyadh Kembali Digempur

Reyben - Bandara Internasional Raja Fahd di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan militer dalam insiden yang menewaskan setidaknya empat orang, termasuk seorang pilot berpengalaman dari maskapai Saudia Airlines. Kapten Hamoud Ali Al Kalthami, yang diketahui memiliki pengalaman terbang puluhan tahun, dinyatakan meninggal dunia dalam serangan rudal yang diluncurkan kelompok Houthi pada hari Sabtu pagi waktu setempat. Insiden ini menambah deretan serangan terhadap infrastruktur sipil di Arab Saudi yang terus berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

Kematian pilot berpangkat kapten ini mengguncang industri penerbangan nasional Arab Saudi. Al Kalthami dikenal sebagai profesional berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya di maskapai penerbangan terkemuka Timur Tengah tersebut. Selain pilot Saudia Airlines, serangan yang sama juga menewaskan tiga warga negara Saudi lainnya yang berada di area bandara pada saat insiden terjadi. Jumlah korban luka-luka masih terus diverifikasi oleh otoritas setempat seiring dengan upaya evakuasi dan penyelamatan yang sedang berlangsung.

Serangan rudal ini menunjukkan eskalasi pertembangan yang terus berlanjut di kawasan Semenanjung Arab. Kelompok Houthi, yang didukung oleh Iran, telah melakukan serangkaian serangan menggunakan drone dan rudal balistik terhadap berbagai target di Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir. Bandara Riyadh, sebagai hub penerbangan utama di Asia Barat Daya, telah menjadi target berulang kali, mencerminkan strategi militer untuk mengganggu operasi sipil dan ekonomi negara tersebut. Insiden ini memicu kekhawatiran baru tentang keamanan transportasi udara dan infrastruktur sipil di wilayah tersebut.

Kejadian tragis ini memperkuat tekad pemerintah Arab Saudi untuk meningkatkan sistem pertahanan udara dan mengamankan fasilitas-fasilitas strategis. Saudia Airlines telah mengeluarkan pernyataan duka cita atas meninggalnya pilot berpengalaman tersebut dan turut berduka cita kepada keluarganya. Maskapai berkomitmen untuk terus mengoperasikan penerbangan dengan standar keselamatan tertinggi di tengah tantangan keamanan yang ada. Pemerintah Arab Saudi juga mempertegas sikapnya terhadap kelompok Houthi dan sekutunya dalam menjaga integritas wilayah dan keamanan warganya dari ancaman serangan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow