Kapten Diks Bela Thom Haye: Bukan Aksi Sengaja, Malaysia Terlalu Sensitif!

Kevin Diks membela Thom Haye dari kritik karena kartu merah melawan Malaysia, menegaskan aksi pemain tersebut tidak disengaja dan sekadar permainan normal.

Sep 29, 2026 - 06:10
Sep 29, 2026 - 06:10
 0  4
Kapten Diks Bela Thom Haye: Bukan Aksi Sengaja, Malaysia Terlalu Sensitif!

Reyben - Pertandingan penuh drama antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di kualifikasi AFC Cup berakhir dengan kontroversi kartu merah untuk Thom Haye. Namun, kapten tim Garuda, Kevin Diks, tidak tinggal diam melihat salah satu pemain andalannya menerima hukuman yang dirasa berat. Diks dengan tegas membela Haye dan menegaskan bahwa aksi pemain berusia 30 tahun tersebut sama sekali tidak disengaja untuk melakukan pelanggaran. Pernyataan kapten ini menciptakan momentum baru dalam diskusi tentang integritas permainan dan fairness dalam pertandingan sepak bola modern.

Saat laga berlangsung di babak kedua, Thom Haye melakukan kontak fisik dengan pemain Malaysia yang kemudian langsung mengadukan ke wasit. Tanpa sempat mendengar versi lain atau melihat replay yang jelas, wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk Haye. Insiden ini memicu kemarahan di bangku cadangan Indonesia, termasuk protokol keselamatan yang sempat tegang. Kevin Diks yang melihat langsung dari lapangan merasa perlu berbicara untuk menjernihkan situasi. Menurut pengalaman bertahun-tahun bermain di level internasional, Diks yakin bahwa Haye hanya melakukan permainan normal tanpa niat jahat sama sekali. "Itu bagian dari permainan," ujar Diks dengan tegas kepada media pendamping usai pertandingan.

Keputusan wasit yang kontroversial ini sebenarnya menjadi cerminan dari sensitivitas yang berlebihan dalam sepak bola Asia Tenggara. Diks percaya bahwa standar keputusan berbeda antara pertandingan Eropa dan Asia, di mana pemain lokal sering kali mendapat perlakuan istimewa. Kapten dengan cap nomor 6 yang memimpin pertahanan Timnas ini mengatakan bahwa tim Malaysia tampak mencari-cari kesempatan untuk membuat keributan. "Mereka tahu mereka kesulitan menghadapi kami, jadi mereka coba cari celah dengan provokasi," ungkap Diks dengan analisis yang mencerminkan pengalaman bertahun-tahunnya di lapangan hijau. Sikap terbuka Diks ini mendapat dukungan dari beberapa pemain lain yang juga merasa perlakuan tidak adil.

Protes resmi dari PSSI diperkirakan akan segera diajukan ke AFC untuk meninjau kembali keputusan wasit yang berpotensi mempengaruhi lanjutan pertandingan. Sementara itu, kepercayaan diri Timnas tetap terjaga berkat dukungan moral dari para pemain senior seperti Diks yang tidak ragu untuk membela rekan setim. Haye sendiri diyakini akan kembali bermain di partai berikutnya setelah proses banding dilakukan. Insiden ini mengingatkan kita bahwa sepak bola bukan hanya tentang teknik dan taktik, tetapi juga tentang integritas dan keadilan yang harus dijaga setiap saat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow