Kalina Ocktaranny Ungkap Kisah Hati di Balik Keputusan Serahkan Hak Asuh Azka ke Deddy Corbuzier
Setelah 13 tahun bercerai dari Deddy Corbuzier, Kalina Ocktaranny akhirnya membuka hati mengenai keputusan sulit yang dia ambil untuk menyerahkan hak asuh Azka. Alasan di balik keputusan ini ternyata murni demi masa depan sang anak.
Reyben - Lebih dari satu dekade telah berlalu sejak Kalina Ocktaranny dan Deddy Corbuzier memutuskan untuk bercerai. Namun, keputusan yang paling berat dan penuh pertimbangan matang adalah menyangkut nasib anak mereka, Azka. Dalam wawancara eksklusif, mantan istri magician terkenal itu akhirnya membuka suara mengenai alasan mengapa dia rela menyerahkan hak asuh penuh kepada sang ayah. Kisah ini bukan sekadar tentang perpisahan, melainkan sebuah cerita cinta orang tua yang menempatkan kesejahteraan anak di atas segalanya.
Kalina menjelaskan bahwa keputusan untuk memberikan hak asuh Azka kepada Deddy bukanlah keputusan yang diambil dengan ringan atau tergesa-gesa. Menurutnya, pada saat itu, Deddy memiliki stabilitas finansial yang lebih terjamin untuk memberikan pendidikan terbaik dan kehidupan yang layak bagi Azka. Kalina mengakui bahwa meskipun sebagai seorang ibu, dia harus meninggalkan ego pribadi demi kepentingan masa depan anak. "Saya memikirkan apa yang terbaik untuk Azka, bukan apa yang terbaik untuk diri saya sendiri," ungkap Kalina dengan tulus.
Tidak hanya soal keuangan, Kalina juga mempertimbangkan lingkungan dan dukungan keluarga yang bisa Azka dapatkan di sekitar Deddy. Dia menceritakan bahwa saat itu, kondisi hidupnya sedang tidak stabil dan dia merasa Azka membutuhkan struktur keluarga yang lebih kuat. Keputusan ini diambil setelah berbagai pertimbangan panjang bersama Deddy, dengan fokus utama adalah kebahagiaan dan kesuksesan Azka di masa depan. Kalina mengatakan bahwa menjadi ibu sejati bukan berarti harus mempertahankan hak asuh dengan cara apapun, melainkan memastikan anak mendapatkan yang terbaik dari kedua orang tuanya.
Kini, bertahun-tahun kemudian, Kalina tampak berdamai dengan keputusan tersebut dan merasa bangga dengan cara Deddy mendidik Azka. Hubungan mereka sebagai co-parent terjalin dengan baik, menunjukkan bahwa perceraian tidak harus berakhir dengan perpecahan yang merugikan anak. Kisah Kalina dan Deddy menjadi inspirasi bagi banyak pasangan yang sedang menghadapi situasi serupa, bahwa prioritas utama dalam setiap keputusan adalah kesejahteraan anak, bukan pertarungan ego orang tua. Transparansi dan kesadaran diri yang ditunjukkan Kalina ini membuktikan bahwa cinta seorang ibu tidak selalu diukur dari hak asuh, melainkan dari dedikasi untuk memberikan yang terbaik bagi sang anak.
What's Your Reaction?