Kabar Gembira Bagi Mahasiswa Hukum, KNAI dan PP GMKI Resmi Jalin Kerja Sama Beasiswa PKPA, Ujian, hingga Pelantikan

Ketua Umum Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI), Pablo Benua, melakukan kunjungan resmi ke Sekretariat Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) yang berlokasi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Jul 2, 2026 - 13:15
 0  3

JAKARTA – Ketua Umum Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI), Pablo Benua, melakukan kunjungan resmi ke Sekretariat Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) yang berlokasi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Kunjungan strategis ini membawa angin segar dan kabar gembira bagi para mahasiswa hukum di seluruh Indonesia yang bernaung di bawah organisasi berlogo syalom tersebut.

Kedatangan rombongan teras KNAI, yang juga dihadiri oleh salah satu advokat senior Budi Wahyono, disambut langsung dengan hangat oleh Ketua Umum PP GMKI Masa Bakti 2025-2027 Prima Bakti, Sekretaris Jenderal Jessika Warowo, beserta jajaran fungsionaris pengurus pusat lainnya.

Pertemuan formal namun penuh keakraban ini menjadi momen bersejarah dengan diresmikannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama program beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) secara penuh atau gratis total bagi anggota GMKI.

Pangkas Biaya Mahal, Beasiswa Diberikan Gratis hingga Pelantikan

Dalam sambutannya, Ketua Umum PP GMKI Prima Bakti tidak dapat menyembunyikan rasa antusias dan apresiasinya atas langkah nyata yang diinisiasi oleh KNAI di bawah komando Pablo Benua. Menurut Prima, akses untuk menjadi seorang penegak hukum atau advokat saat ini relatif sulit dijangkau oleh kantong mahasiswa pada umumnya karena terkendala biaya yang cukup tinggi.

"Bagi kami kolaborasi ini sangat baik sekali dan kami sangat senang karena ini berdampak langsung dan menjadi kebutuhan nyata bagi anggota kami di basis kampus. Bagaimana sekolah profesi advokat ini sekarang bisa diakses, karena Bang Pablo memberikan beasiswa PKPA gratis, nanti sampai ujian profesi hingga pelantikan," ujar Prima Bakti di Sekretariat PP GMKI.

Prima juga membeberkan gambaran biaya reguler yang harus dikeluarkan oleh seorang sarjana hukum jika ingin menempuh jalur profesi secara mandiri di era sekarang.

"Jujur, di satu sisi sekarang untuk dapat mengakses itu mahal sekali. Biaya PKPA saja bisa mencapai Rp 5,5 juta, belum lagi nanti biaya ujiannya, belum lagi biaya pelantikannya. Dengan kehadiran Bang Pablo dan jajaran KNAI, ini membawa berkat yang luar biasa bagi kader-kader kami di seluruh Cipayung plus, khususnya GMKI," tambahnya.

Pablo Benua: Advokat Sebenarnya Adalah Mahasiswa

Sementara itu, Ketua Umum KNAI Pablo Benua mengungkapkan alasan mendasar mengapa pihaknya memilih GMKI sebagai mitra strategis dalam menyalurkan program beasiswa profesi ini. Di mata Pablo, mahasiswa adalah elemen masyarakat yang paling murni dan konsisten dalam memperjuangkan keadilan.

"Kalau saya ditanya advokat yang sebenarnya itu siapa, ya advokat yang sebenarnya adalah mahasiswa. Mengapa? Karena kita bisa lihat, tidak ada satupun undang-undang yang dibuat di negara kita saat ini tanpa melalui filter mahasiswa. Semua pasti diuji secara akademik dari kampus ke kampus," tegas Pablo Benua yang disambut tepuk tangan pengurus yang hadir.

Pablo juga menambahkan bahwa banyak mahasiswa hukum potensial di berbagai daerah yang memiliki idealisme tinggi, namun langkahnya terhenti hanya karena keterbatasan finansial pasca-lulus kuliah. Melalui kerja sama ini, KNAI ingin meruntuhkan tembok pembatas tersebut.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa profesi advokat bukanlah sekadar profesi formalitas untuk mencari materi atau jabatan semata, melainkan sebuah panggilan jiwa yang menuntut kepekaan sosial.

"Advokat itu bukanlah sebuah jabatan. Advokat itu adalah sebuah profesi, dan satu-satunya profesi yang diciptakan menggunakan rasa. Kenapa? Karena yang kita bela itu bukan masalah kita sendiri, tapi masalah orang lain. Kalau kita tidak punya rasa dan moral yang benar, ya selesai. Kita ingin menciptakan advokat-advokat yang punya nilai moral dan penuh dengan rasa," tutur Pablo secara mendalam.

Siap Didistribusikan ke Tingkat Kampus di Seluruh Indonesia

MoU ini nantinya akan ditindaklanjuti secara teknis oleh fungsionaris Bidang Kemahasiswaan PP GMKI agar informasi dan fasilitas beasiswa ini dapat segera didistribusikan dan diakses oleh anggota di tingkat basis komisariat atau kampus-kampus di berbagai daerah.

Acara ditutup dengan prosesi penandatanganan dua rangkap dokumen MoU oleh Pablo Benua dan Prima Bakti, diikuti dengan pembubuhan stempel resmi kedua lembaga. Sebagai simbol kolaborasi jangka panjang, salah satu berkas dokumen kerja sama tersebut nantinya akan dibingkai secara khusus untuk dipajang di ruang utama kantor sekretariat PP GMKI.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow