Jangan Cepat Jual! Becak Listrik Seharga NMAX Ini Butuh Perawatan Serius, Kata Nanik Deyang
Nanik S Deyang mengingatkan 130 penerima becak listrik di Bogor untuk merawat kendaraan produksi Pindad senilai Rp22 juta dan tidak menjualnya sembarangan. Nilai ekonomis becak listrik setara motor premium NMAX ini membutuhkan perawatan rutin agar tahan lama.
Reyben - Becak listrik bukan lagi mimpi di kalangan pengusaha transportasi tradisional Bogor. Kenyataannya, 130 unit becak listrik hasil produksi Pindad telah resmi diserahkan kepada para penerima bantuan dari Pemerintah Pusat. Namun, Nanik S Deyang, yang menjadi tokoh kunci dalam program distribusi ini, memberikan peringatan tegas kepada seluruh penerima manfaat. Jangan sampai kendaraan canggih senilai Rp22 juta ini berakhir di tangan orang lain melalui penjualan berbelit-belit.
Menurut Nanik Deyang, setiap becak listrik yang diterima memiliki nilai ekonomis setara dengan motor premium seperti Yamaha NMAX. Bukan sekadar angka nominal, tetapi representasi dari investasi serius pemerintah untuk meningkatkan kualitas transportasi di wilayah Bogor. "Kendaraan ini bukan mainan yang bisa dijual begitu saja. Ini adalah aset berharga yang perlu dirawat dengan baik," tegasnya. Dia menekankan bahwa penjualan sembarangan justru akan merugikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal yang telah direncanakan dengan matang.
Produsen Pindad telah menghadirkan teknologi terkini dalam setiap unit becak listrik tersebut. Dari sistem kelistrikan hingga mekanik dasar, semuanya dirancang untuk ketahanan jangka panjang. Namun, daya tahan maksimal hanya bisa dicapai dengan perawatan rutin dan konsisten dari pemilik. Nanik Deyang mengingatkan bahwa perawatan preventif seperti pengecekan baterai, pelumasan komponen bergerak, dan pembersihan rutin akan memperpanjang umur operasional kendaraan ini. Jika diabaikan, investasi Rp22 juta tersebut bisa menjadi setumpuk besi tua dalam waktu singkat.
Program bantuan becak listrik ini bukan hanya tentang pemberian kendaraan semata. Ini adalah bagian dari strategi komprehensif untuk memberdayakan pengusaha transportasi mikro, mengurangi emisi karbon, dan menciptakan ekosistem mobilitas yang lebih berkelanjutan. Para penerima bantuan dipandang sebagai agent of change yang akan membawa dampak positif ke komunitas mereka. Dengan demikian, komitmen untuk tidak menjual becak listrik menjadi bagian integral dari kontrak sosial antara pemerintah dan penerima manfaat. Nanik Deyang juga mengindikasikan bahwa akan ada monitoring berkala untuk memastikan setiap unit digunakan sesuai dengan tujuan awalnya.
What's Your Reaction?