Habibur Rochman Tegas Sangkal Tuduhan Perintah Blokir Rekening: 'Ini Fitnah Murni'
Habibur Rochman secara tegas membantah isu yang menyebut dirinya menginstruksikan pemblokiran rekening Supriyono dari AMPB, menyebutnya sebagai fitnah dan hoaks yang dirancang merusak kredibilitas.
Reyben - Habibur Rochman turun tangan merespons keras isu yang beredar di masyarakat Pati, yang menyebutkan dirinya telah meminta atau menginstruksikan pemblokiran rekening milik Supriyono, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Dengan nada tegas dan penuh keyakinan, Rochman memastikan bahwa berita tersebut adalah murni fitnah dan hoaks yang dirancang untuk merusak kredibilitas dirinya di tengah-tengah masyarakat luas.
Melalui penjelasannya yang detail, Rochman menekankan bahwa sama sekali tidak ada instruksi atau permintaan darinya terkait pemblokiran rekening pihak manapun, termasuk tokoh AMPB tersebut. Dia menganggap serius tuduhan ini dan memandang hal tersebut sebagai bentuk kampanye hitam yang bertujuan merusak nama baiknya. Rochman juga menyayangkan beredarnya informasi semacam ini tanpa dasar fakta yang kuat di lapangan.
Respons cepat Rochman ini menunjukkan komitmennya untuk membersihkan namanya dari fitnah dan upayanya dalam menjaga kepercayaan publik. Dia memahami bahwa di era digital seperti sekarang, isu-isu hoaks dapat tersebar dengan sangat cepat dan masif, sehingga diperlukan klarifikasi yang transparan dan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat Pati. Strategi komunikasi Rochman ini dianggap tepat untuk meluruskan persepsi yang salah dan mencegah eskalasi konflik di kalangan masyarakat.
Tokoh ini juga menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarluaskan berita, agar masyarakat tidak menjadi korban dari penyebaran informasi bohong yang merugikan. Dengan sikap defensive namun profesional, Rochman berharap masyarakat Pati dapat kembali fokus pada permasalahan substansial yang lebih penting bagi kehidupan bersama, ketimbang terjebak dalam pertarungan narasi yang tidak produktif dan berpotensi memecah belah kesatuan sosial di komunitas lokal.
What's Your Reaction?