Gubernur Dedi Mulyadi Geram: ASN Bandung Nekat Tebang 10 Pohon Tanpa Izin, Lurah-Pejabat Kena Sanksi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi murka atas penebangan 10 pohon ilegal di Bandung yang melibatkan ASN. Lurah dan pejabat tinggi langsung dijatuhi sanksi administratif karena kelalaian pengawasan.

Aug 4, 2026 - 12:43
Aug 4, 2026 - 12:43
 0  1
Gubernur Dedi Mulyadi Geram: ASN Bandung Nekat Tebang 10 Pohon Tanpa Izin, Lurah-Pejabat Kena Sanksi

Reyben - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meledak kemarahan setelah mengetahui ada segelintir Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat dalam aksi penebangan pohon ilegal di salah satu wilayah Bandung. Kejadian mencurigakan ini melibatkan sedikitnya 10 pohon yang habis ditebang tanpa sepengetahuan atau izin dari pihak berwenang maupun lembaga pemerintah yang seharusnya mengawasi. Dedi Mulyadi tidak tinggal diam dan langsung mengambil tindakan tegas dengan menerapkan sanksi administratif kepada beberapa pihak yang dianggap bertanggung jawab, mulai dari tingkat lurah hingga pejabat di level yang lebih tinggi.

Kejadian penebangan liar ini menjadi sorotan serius bagi Gubernur Dedi Mulyadi karena menunjukkan celah dalam sistem pengawasan dan disiplin kerja aparatur negara. Dalam pandangan Dedi Mulyadi, bagaimana mungkin aktivitas penebangan pohon sebesar itu bisa berlangsung tanpa terdeteksi oleh jaringan aparat pemerintah yang seharusnya solid dan terkoordinasi dengan baik. Pertanyaan retoris gubernur ini mengindikasikan bahwa ada sistem kontrol yang buruk atau mungkin malah ada pejabat yang berkompromi dalam hal ini. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa setiap ASN memiliki kewajiban untuk menjaga sumber daya alam dan mencegah segala bentuk eksploitasi yang tidak bertanggung jawab.

Sanksi yang dijatuhkan Dedi Mulyadi terhadap pejabat terkait menjadi peringatan keras bagi seluruh jajaran birokrasi Jawa Barat. Lurah setempat dianggap memiliki tanggung jawab utama karena gagal melakukan pengawasan di tingkat paling bawah, sedangkan pejabat tinggi yang terlibat dinilai turut bertanggung jawab dalam koordinasi pengawasan yang lemah. Gubernur tidak hanya memberi teguran lisan, melainkan menerapkan hukuman administratif resmi yang akan tercatat dalam dokumen kepegawaian mereka. Tindakan represif ini diharapkan dapat menjadi efek jera bagi ASN lainnya agar tidak berani melakukan perbuatan serupa di masa depan.

Kasus ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya integritas dan tanggung jawab profesi ASN dalam menjaga kepentingan publik dan kelestarian lingkungan. Dedi Mulyadi berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap setiap aset alam yang ada di Jawa Barat agar tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Gubernur juga menekankan kepada seluruh aparatur negara bahwa mereka adalah amanah dari rakyat untuk menjaga dan mengelola sumber daya alam dengan sebaik-baiknya. Kedepannya, sistem monitoring akan diperkuat dan koordinasi antar tingkatan pemerintahan akan ditingkatkan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow