FSP RTMM-SPSI Dorong Menkeu Nazara Perkuat Perlindungan Pekerja dan Keberlanjutan Industri

FSP RTMM-SPSI menyuarakan harapan kepada Menkeu Suahasil Nazara agar kebijakan fiskal lebih memperhatikan perlindungan tenaga kerja dan keberlanjutan industri rokok, tembakau, makanan, dan minuman.

Sep 20, 2026 - 16:30
Sep 20, 2026 - 16:30
 0  4
FSP RTMM-SPSI Dorong Menkeu Nazara Perkuat Perlindungan Pekerja dan Keberlanjutan Industri

Reyben - Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) mengajukan sejumlah tuntutan strategis kepada Menteri Keuangan Suahasil Nazara terkait kebijakan fiskal yang berpihak pada kesejahteraan tenaga kerja. Organisasi pekerja terbesar ini menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan ekonomi pemerintah dengan kebutuhan nyata industri dan perlindungan sosial bagi jutaan pekerja yang tersebar di sektor rokok, tembakau, makanan, dan minuman.

Dalam pertemuan yang menghadirkan berbagai stakeholder industri, FSP RTMM-SPSI menyoroti bahwa kebijakan fiskal yang dijalankan pemerintah harus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap daya saing industri dan stabilitas lapangan kerja. Mereka menilai bahwa beban pajak dan regulasi yang terus meningkat tanpa diimbangi dengan insentif yang memadai justru akan mendorong pekerja ke sektor informal dan mengurangi penerimaan negara secara keseluruhan. Organisasi ini meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur perpajakan industri agar tetap kompetitif di pasar global sambil tetap menjaga kesehatan keuangan negara.

Selain itu, FSP RTMM-SPSI menekankan bahwa keberlanjutan industri tidak akan tercapai tanpa adanya jaminan perlindungan yang kuat bagi tenaga kerja. Mereka mengharapkan peningkatan alokasi anggaran untuk program kesejahteraan sosial, termasuk asuransi kesehatan yang lebih komprehensif, jaminan hari tua yang memadai, dan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas pekerja. Dalam konteks transformasi digital dan perubahan pola konsumsi global, pekerja perlu disiapkan dengan keterampilan baru melalui investasi pemerintah yang signifikan di bidang pendidikan dan pelatihan kerja.

Federasi ini juga menggarisbawahi bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan hanya bisa dicapai jika ada keseimbangan antara kepentingan industri, kesejahteraan pekerja, dan penerimaan negara. Menkeu Suahasil Nazara diharapkan dapat mendengarkan aspirasi dari lapangan dan merancang kebijakan fiskal yang inklusif. FSP RTMM-SPSI berkomitmen untuk terus melakukan dialog konstruktif dengan pemerintah demi terciptanya ekosistem industri yang sehat, pekerja yang sejahtera, dan negara yang terus berkembang. Diharapkan bahwa dalam periode mendatang, pemerintah dapat mengimplementasikan rekomendasi dari organisasi pekerja ini sebagai bagian integral dari strategi pembangunan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow