Forum Persatuan Indonesia Rayu Semua Pihak Pertahankan Kohesi Nasional di Era Prabowo-Gibran

FPIR mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas nasional di era pemerintahan Prabowo-Gibran. Organisasi ini menilai meningkatnya aksi demonstrasi sebagai bagian dari mekanisme kontrol sosial yang harus direspons dengan bijak dan dialog konstruktif.

Jun 26, 2026 - 23:36
Jun 26, 2026 - 23:36
 0  0
Forum Persatuan Indonesia Rayu Semua Pihak Pertahankan Kohesi Nasional di Era Prabowo-Gibran

Reyben - Forum Persatuan Indonesia Rakyat (FPIR) mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas nasional di tengah bergulirnya pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Organisasi yang concern terhadap isu persatuan ini mengkhawatirkan meningkatnya gelombang aksi demonstrasi yang tersebar di berbagai kota, termasuk di ibukota Jakarta, sebagai indikasi adanya ketegangan sosial yang perlu segera diatasi dengan bijak.

Menurut Fauzan, yang menjadi salah satu tokoh utama FPIR, fenomena aksi protes yang terus merebak ini sebenarnya merupakan bagian wajar dari mekanisme kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Namun, kelompoknya juga menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun dialog yang konstruktif, bukan justru memperdalam perpecahan di kalangan masyarakat. "Kita harus cerdas dalam membaca setiap aksi yang dilakukan, karena di balik setiap protes ada pesan yang ingin disampaikan kepada pemerintah," ujar Fauzan dalam pernyataannya kepada media.

Data monitoring FPIR menunjukkan bahwa intensitas aksi demonstrasi mengalami peningkatan signifikan sejak transisi kekuasaan berlangsung beberapa bulan lalu. Berbagai kelompok masyarakat dari latar belakang berbeda turut mengambil bagian dalam aksi ini, mulai dari kalangan buruh, petani, pelajar, hingga aktivis lingkungan. Mereka membawa berbagai tuntutan spesifik, mulai dari isu ekonomi, kebijakan kesehatan, hingga lingkungan hidup. FPIR melihat diversitas ini sebagai cerminan dari kompleksitas permasalahan sosial yang masih menggantung di Indonesia.

Organisasi ini pun memberikan apresiasi terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran yang telah membuka ruang bagi masyarakat untuk berserikat dan berkumpul sesuai dengan hak konstitusional mereka. Namun demikian, FPIR juga menyerukan kepada semua elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan, tidak melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum, serta tetap menghormati hak-hak orang lain dalam melakukan aktivitas sehari-hari. "Kebebasan berbicara dan berdemonstrasi harus sejalan dengan tanggung jawab sosial," tambah Fauzan yang menegaskan komitmen organisasinya dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan dan ketertiban.

Dalam konteks yang lebih luas, FPIR mengajak semua stakeholder untuk bergabung dalam misi menjaga kesatuan bangsa di tengah perbedaan pendapat. Organisasi ini percaya bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia dan kekayaan alam yang melimpah, namun semua itu tidak akan bermakna apabila perpecahan terus menggerogoti solidaritas nasional. Melalui berbagai program dialog dan sosialisasi, FPIR berkomitmen untuk menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow