Flores Utara Jadi Zona Merah Pascagempa 7,7: Gubernur NTT Ungkap Dampak Terparah

Gempa magnitudo 7,7 dengan pusat di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, memberikan dampak terparah di wilayah utara Flores. Gubernur NTT Melki Laka Lena memastikan respons cepat untuk menanggulangi bencana.

Aug 15, 2026 - 13:21
Aug 15, 2026 - 13:21
 0  7
Flores Utara Jadi Zona Merah Pascagempa 7,7: Gubernur NTT Ungkap Dampak Terparah

Reyben - Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Pulau Flores pada hari ini meninggalkan jejak kerusakan yang signifikan. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan bahwa wilayah utara Flores, khususnya di sekitar Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, merupakan zona yang paling parah terdampak bencana gempa ini. Data awal menunjukkan kerusakan infrastruktur yang cukup masif di berbagai titik, dengan sejumlah bangunan mengalami keretakan hingga ambruk total.

Melalui keterangan pers yang disampaikan langsung, Gubernur Melki Laka Lena menjelaskan bahwa tim evaluasi telah langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengidentifikasi setiap titik kerusakan. "Wilayah utara Flores adalah prioritas utama kami saat ini. Respons cepat harus dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana susulan yang lebih besar," ujar Gubernur yang baru saja meninjau lokasi bencana. Pusat gempa yang berada di Kota Mbay menjadikan wilayah sekitarnya sebagai episentrum dampak bencana alam ini, dengan intensitas guncangan yang tidak tertahankan oleh struktur bangunan tua maupun yang baru.

Sampai saat ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, TNI, Polri, dan relawan lokal terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi-lokasi yang teridentifikasi rawan longsor dan amblasan tanah. Gubernur menekankan bahwa komunikasi dengan pemerintah pusat telah dibuka lebar untuk memastikan bantuan logistik, medis, dan tim SAR profesional dapat tiba dengan segera. Potensi gempa susulan juga menjadi perhatian serius, mengingat pola historis gempa di kawasan ini yang sering diikuti dengan getaran lanjutan dalam rentang beberapa jam hingga hari.

Pemerintah NTT juga telah memastikan bahwa semua fasilitas kesehatan di wilayah terdampak dalam kondisi siap siaga. Korban-korban yang mengalami luka telah dirawat di rumah sakit terdekat dengan penanganan prioritas untuk kasus-kasus kritis. Gubernur Melki Laka Lena mengajak masyarakat tetap tenang dan mengikuti instruksi dari petugas yang berwenang. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat juga terus ditingkatkan untuk memastikan evakuasi berjalan lancar dan pengungsi mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat istirahat yang layak.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow