Dubes Yaman Buka Suara: Bukan Arab Saudi yang Jadi Musuh, Tapi Gerakan Houthi

Duta Besar Yaman mengklarifikasi bahwa konflik di negaranya bukan pertentangan dengan Arab Saudi, melainkan perang melawan gerakan Houthi yang telah menciptakan ketidakstabilan berkepanjangan.

Oct 20, 2026 - 19:39
Oct 20, 2026 - 19:39
 0  5
Dubes Yaman Buka Suara: Bukan Arab Saudi yang Jadi Musuh, Tapi Gerakan Houthi

Reyben - Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, mengambil langkah tegas untuk meluruskan narasi yang selama ini berkembang di media mengenai konflik yang melanda negara Jazirah Arab tersebut. Dalam pertemuan dengan media, beliau menekankan bahwa perseteruan yang terjadi di Yaman bukanlah konfrontasi langsung antara pemerintah Yaman dan Arab Saudi, melainkan pertarungan melawan gerakan Houthi yang telah menciptakan destabilisasi berkepanjangan. Klarifikasi ini penting mengingat banyak pemberitaan internasional yang secara keliru menggambarkan dinamika konflik di Yaman sebagai bentrokan bilateral antara dua negara Arab, padahal kenyataannya jauh lebih kompleks.

Menurut Dubes Balfakeeh, gerakan Houthi yang didukung oleh beberapa aktor eksternal telah menjadi pemicu utama ketidakstabilan dan penderitaan rakyat Yaman selama bertahun-tahun. Kelompok pemberontak ini tidak hanya menentang otoritas pemerintah yang sah, tetapi juga melakukan berbagai aksi yang mengancam keamanan regional dan global. Dubes menegaskan bahwa pemerintah Yaman memiliki hak untuk membela kedaulatannya dan melindungi rakyatnya dari ancaman kelompok tersebut. Saudi Arabia, dalam konteks ini, hadir sebagai mitra yang membantu pemerintah Yaman yang sah dalam upaya mengembalikan stabilitas dan keamanan di negara itu, bukan sebagai pihak yang berkonflik dengan Yaman itu sendiri.

Poin yang disampaikan Dubes Balfakeeh ini mencerminkan frustrasi diplomatik atas kesalahpahaman global tentang akar konflik Yaman. Narasi yang menyederhanakan situasi kompleks ini menjadi sekadar pertentangan dua negara telah mengaburkan pemahaman publik internasional tentang siapa sebenarnya yang menjadi sumber ketidakstabilan. Gerakan Houthi, yang memiliki ideologi dan agenda tersendiri, telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang luar biasa, termasuk menutup akses bantuan kemanusiaan dan membahayakan sipil tak bersalah. Kehadiran Saudi Arabia dalam mendukung pemerintah Yaman sah seharusnya dipahami dalam konteks ini, sebagai upaya stabilisasi regional yang didukung komunitas internasional, termasuk berbagai organisasi PBB.

Klarifikasi dari kantor Duta Besar Yaman ini merupakan bagian dari upaya diplomasi yang lebih luas untuk memastikan pemahaman yang akurat tentang situasi di Yaman. Dengan menjelaskan secara langsung kepada media Indonesia, diplomat Yaman mencoba membangun narasi yang lebih sesuai dengan realitas lapangan. Tentu saja, penyampaian pesan yang lebih tepat sasaran diharapkan dapat mempengaruhi opini publik dan membantu komunitas internasional membuat keputusan yang lebih berdasarkan fakta. Dubes juga menggarisbawahi komitmen pemerintah Yaman untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan, namun tentu saja dengan tetap mempertahankan integritas dan kedaulatan negara dari ancaman kelompok-kelompok yang berusaha meruntuhkannya melalui kekerasan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow