DPR Bunyikan Alarm: Pembatasan Nikotin-Tar Bakal Hancurkan Industri Tembakau Indonesia

DPR mengingatkan bahwa pembatasan kadar nikotin dan tar dalam PP 28/2024 berpotensi menghancurkan ekosistem industri tembakau nasional. Legislator meminta pemerintah untuk melakukan kajian menyeluruh dan dialog inklusif sebelum finalisasi regulasi.

Mar 13, 2026 - 11:47
Mar 13, 2026 - 11:47
 0  0
DPR Bunyikan Alarm: Pembatasan Nikotin-Tar Bakal Hancurkan Industri Tembakau Indonesia

Reyben - Polemik sengit kembali memanas seiring munculnya wacana pembatasan kadar nikotin dan tar dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengangkat suara keras, menyebut rencana regulasi tersebut sangat mengkhawatirkan dan berpotensi meruntuhkan ekosistem industri hasil tembakau yang telah bertahan puluhan tahun di Indonesia. Para anggota legislatif mempertanyakan timing dan proses perumusan kebijakan yang dirasa tergesa-gesa tanpa melibatkan semua stakeholder secara komprehensif.

Ketegangan antara pemerintah dan DPR mencerminkan kompleksitas industri tembakau Indonesia yang tidak sederhana. Di satu sisi, komitmen kesehatan publik menjadi tanggung jawab negara yang tidak bisa diabaikan. Namun di sisi lain, sektor ini memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemasukan pajak negara. DPR mengingatkan bahwa pembatasan sepihak tanpa strategi transisi yang matang justru akan menciptakan kekacauan ekonomi, bukan solusi kesehatan. Mereka meminta pemerintah untuk duduk bersama mengkaji dampak menyeluruh sebelum finalisasi PP tersebut, termasuk kajian terhadap petani tembakau, industri manufaktur, hingga perdagangan internasional.

Parlemen juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih inklusif dalam setiap tahap pengambilan keputusan kebijakan publik. Keinginan untuk melindungi kesehatan masyarakat tidak harus selalu berbenturan dengan pertumbuhan ekonomi, melainkan bisa dicapai melalui regulasi yang bijaksana dan berimbang. DPR mengajukan gagasan untuk mengadakan forum dialog intensif dengan semua pihak terkait guna menemukan formula yang tidak merugikan siapapun. Usulan ini menunjukkan komitmen legislatif untuk menjadi penengah yang fair dalam setiap isu kontroversial yang menyangkut kepentingan nasional.

Menghadapi situasi ini, pemerintah dituntut untuk lebih transparan dalam setiap keputusan yang menyentuh industri strategis. Proses konsultasi publik yang mendalam, riset dampak ekonomi sosial yang mendalam, dan koordinasi lintas kementerian menjadi keharusan sebelum suatu regulasi diberlakukan. Diskusi tentang nikotin dan tar dalam rokok memang penting untuk kesehatan, tetapi cara mewujudkannya perlu lebih matang, terukur, dan menghargai semua dimensi kehidupan sosial ekonomi Indonesia. Ke depannya, harapan bersama adalah terbuka dialog konstruktif yang menghasilkan kebijakan win-win solution bagi semua pihak.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow