Debut Pahit Ajax di Conference League: Kalah dari Hajduk Split Meski Punya Maarten Paes

Ajax Amsterdam memulai UEFA Conference League dengan kalah 1-2 dari Hajduk Split di Kroasia. Keputusan Erik ten Hag untuk tidak memainkan Maarten Paes menjadi sorotan dalam pertandingan yang penuh dengan kesalahan defensif ini.

Oct 16, 2026 - 06:47
Oct 16, 2026 - 06:47
 0  6
Debut Pahit Ajax di Conference League: Kalah dari Hajduk Split Meski Punya Maarten Paes

Reyben - Ajax Amsterdam memulai perjalanan mereka di UEFA Conference League dengan hasil yang mengecewakan. Tim besutan Erik ten Hag harus menelan kekalahan 1-2 saat mengunjungi markas Hajduk Split di Kroasia pada pertandingan pembuka grup turnamen ini. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi salah satu klub paling bergengsi di Eropa, terutama karena Ajax hadir sebagai salah satu favorit untuk menguasai kompetisi keempat tertinggi di Eropa ini.

Kekalahan di stadion Poljud menjadi momen yang cukup memalukan mengingat Ajax datang dengan skuad yang dinilai jauh lebih kuat dibanding lawannya. Hajduk Split yang merupakan klub tradisional Kroasia berhasil menampilkan pertahanan yang solid dan eksekusi serangan yang tajam, sementara pertahanan Ajax terlihat rentan pada beberapa momen kritis dalam laga tersebut. Performa kolektif Tim Amsterdam yang tidak konsisten menjadi salah satu faktor utama mengapa mereka gagal mendapatkan poin penuh di laga perdana ini.

Salah satu catatan menarik dari pertandingan ini adalah keputusan Erik ten Hag untuk tidak menempatkan Maarten Paes di gawang Ajax. Pilihan untuk mengesampingkan kiper berbakat tersebut menjadi polemik tersendiri di kalangan suporter Ajax yang bertanya-tanya mengapa keputusan selektif ini diambil pada pertandingan yang seharusnya menjadi ajang pembuktian diri. Absennya Paes dari starting eleven menunjukkan bahwa ten Hag memiliki strategi permainan yang berbeda, meskipun hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi yang dibangun sebelumnya.

Kesalahan defensif menjadi cerminan utama kelemahan Ajax dalam laga melawan Hajduk Split. Gol-gol yang tercecer terkesan mudah dan tidak sesuai dengan standar pertahanan yang biasanya ditunjukkan oleh klub bersejarah dari Amsterdam tersebut. Kontrol permainan yang seharusnya dominan oleh Ajax justru tidak terwujud dengan sempurna, sementara Hajduk Split memanfaatkan setiap peluang counter attack dengan sangat efisien. Momen-momen kritis di menit-menit akhir pertandingan juga menunjukkan bahwa Ajax gagal untuk mempertahankan konsentrasi yang diperlukan untuk mengejar kesamaan skor.

Hasil ini merupakan sinyal peringatan bagi Ajax untuk melakukan koreksi diri sebelum pertandingan berikutnya dalam kompetisi Conference League. Meski kekalahan perdana bukanlah hal yang menghancurkan dalam format grup, Ajax tidak bisa terus menerus mengalami kegagalan serupa jika mereka ingin mencapai target menjadi juara kompetisi. Tim akan membutuhkan pemulihan mental yang cepat dan analisis mendalam tentang kesalahan-kesalahan yang terjadi di Stadion Poljud untuk memastikan performa yang lebih baik di laga-laga selanjutnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow