Dari Rumah Sakit ke Perlindungan Negara: Perjalanan Andrie Yunus Pasca Serangan Air Keras

Andrie Yunus dari KontraS mendapat perlindungan darurat LPSK setelah serangan air keras. Aktivis HAM yang terluka parah ini masih dirawat di RSCM Jakarta dan memerlukan dukungan pemerintah untuk pulih.

Mar 15, 2026 - 13:30
Mar 15, 2026 - 13:30
 0  0
Dari Rumah Sakit ke Perlindungan Negara: Perjalanan Andrie Yunus Pasca Serangan Air Keras

Reyben - Aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) kini mendapatkan status perlindungan darurat dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Keputusan ini diambil setelah dirinya menjadi korban serangan dengan cairan berbahaya yang menyebabkan luka bakar parah di berbagai bagian tubuhnya. Saat ini, Andrie Yunus masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, untuk mengatasi trauma fisik akibat insiden yang mengerikan tersebut.

Insidennya terjadi ketika Yunus, yang dikenal vokal dalam menyuarakan kasus-kasus pelanggaran HAM, menjadi target serangan yang dirancang untuk menakut-nakuti dan melumpuhkan gerakan advokasi. Luka bakar yang dideritanya tersebar di beberapa area sensitif tubuh, memerlukan penanganan medis yang serius dan berkelanjutan. Tim dokter RSCM bekerja keras untuk mencegah infeksi dan memastikan pemulihan optimal bagi aktivis yang telah lama berdedikasi untuk keadilan sosial ini. Kehadiran LPSK dalam kasus ini menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap bahaya yang dihadapi para pembela hak asasi manusia di Indonesia.

Perlindungan darurat yang diberikan LPSK bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah konkret untuk menjaga keselamatan Andrie Yunus pasca-serangan. Program ini mencakup berbagai aspek perlindungan, mulai dari keamanan fisik hingga dukungan psikologis yang sangat dibutuhkan korban kekerasan. Keputusan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengambil serius ancaman terhadap aktivis dan pembela keadilan yang sering menjadi target intimidasi. Dengan status perlindungan ini, Yunus diharapkan dapat fokus pada pemulihan tanpa khawatir akan ancaman lebih lanjut.

Kasus serangan terhadap Andrie Yunus menambah deretan panjang insiden kekerasan yang menimpa para pembela hak asasi manusia di tanah air. Keberanian untuk melaporkan dan mendokumentasikan pelanggaran hak asasi seringkali membuat mereka menjadi sasaran empuk bagi pihak-pihak yang ingin menutup mulut. Oleh karena itu, perlindungan dari LPSK tidak hanya penting untuk Yunus secara personal, tetapi juga mengirimkan pesan bahwa negara tidak akan membiarkan intimidasi terhadap aktivis terjadi tanpa respon. Semoga pemulihan Andrie Yunus berjalan lancar dan calon pelaku serangan dapat ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow