Dari Mindanao ke Panggung Dunia: Tokoh Lintas Agama Raih Penghargaan Bergengsi Harmony in Diversity

Tokoh pelopor dialog antaragama dari Mindanao meraih Harmony in Diversity Award perdana yang diselenggarakan Temasek Foundation dan 5P Global Movement di Jakarta pada 15 Juli 2026, menandai pengakuan internasional atas kerja keras membangun perdamaian lintas iman.

Jul 16, 2026 - 14:34
Jul 16, 2026 - 14:34
 0  0
Dari Mindanao ke Panggung Dunia: Tokoh Lintas Agama Raih Penghargaan Bergengsi Harmony in Diversity

Reyben - Seorang tokoh pelopor dialog antaragama dari Mindanao berhasil meraih penghargaan prestisius Harmony in Diversity Award untuk pertama kalinya. Penghargaan yang digagas oleh Temasek Foundation dan 5P Global Movement ini menjadi pengakuan internasional atas kerja keras membangun jembatan komunikasi antar umat beragama di kawasan yang selama ini menjadi sorotan dunia. Penyerahan penghargaan berlangsung meriah di Jakarta pada 15 Juli 2026, menghadirkan berbagai delegasi dari berbagai negara yang tertarik melihat bagaimana satu individu mampu mengubah narasi kekerasan menjadi perdamaian.

Perjalanan penerima penghargaan dimulai dari kesadaran mendalam bahwa Mindanao membutuhkan lebih dari sekadar gencatan senjata. Dengan dedikasi luar biasa, dia memulai inisiatif dialog yang melibatkan pemimpin agama Islam, Kristen, Buddha, dan kepercayaan lokal setempat. Melalui forum-forum intensif dan pertemuan rutin, berhasil menciptakan ekosistem saling percaya yang sebelumnya terasa mustahil. Upaya tersebut tidak hanya mengurangi konflik, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi dan sosial yang saling menguntungkan antar komunitas.

Temasek Foundation dan 5P Global Movement memilih tokoh ini sebagai penerima perdana karena kontribusinya yang terukur dan berkelanjutan. Dalam lima tahun terakhir, inisiatifnya telah menyentuh lebih dari 50 ribu warga dari berbagai latar belakang agama. Program pelatihan kepemimpinan lintas agama, kemitraan bisnis inklusif, dan pendidikan bersama telah menjadi model yang ditiru di berbagai daerah konflik lainnya. Komite penilai mengakui bahwa dampak karyanya melampaui sekadar simbol, tetapi nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Mindanao yang lebih damai dan sejahtera.

Penghargaan ini menjadi momentum penting bagi gerakan dialog antaragama global. Jakarta yang dipilih sebagai tempat penyerahan bukan kebetulan, mengingat Indonesia juga dikenal sebagai negara dengan keragaman agama yang kompleks. Para peserta konferensi dari 45 negara menyaksikan bagaimana praktik baik dari Mindanao dapat diadaptasi di konteks lokal mereka masing-masing. Pesan yang ingin disampaikan jelas: bahwa perbedaan agama bukan penghalang, melainkan aset untuk membangun masyarakat yang lebih kohesif dan sejahtera bersama.

Tokoh pemenang menyampaikan pesan menyentuh saat menerima penghargaan. Dia menekankan bahwa tidak ada formula ajaib dalam membangun perdamaian, hanya komitmen konsisten untuk mendengarkan, memahami, dan bekerja sama meski ada perbedaan fundamental. Pengalaman di Mindanao menunjukkan bahwa ketika pemimpin agama bersatu dalam visi bersama tentang kesejahteraan rakyat, hambatan religius dapat dikelola dengan bijak. Momentum ini diharapkan menginspirasi ribuan tokoh agama lainnya untuk berani melangkah serupa di daerah mereka masing-masing, membawa transformasi perdamaian yang lebih luas ke seluruh kawasan Asia Tenggara.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow