Chef Juna Peringatkan Pecinta Seblak: Kerupuk Goreng Bukan untuk Dimakan Setiap Hari

Chef Juna Unardi mengingatkan masyarakat untuk tidak terlalu sering mengonsumsi seblak karena kerupuk sebetulnya dirancang untuk digoreng, bukan direbus. Konsumsi berlebihan dapat berdampak pada kesehatan.

Jul 30, 2026 - 11:05
Jul 30, 2026 - 11:05
 0  5
Chef Juna Peringatkan Pecinta Seblak: Kerupuk Goreng Bukan untuk Dimakan Setiap Hari

Reyben - Chef Juna Unardi, tokoh kuliner terkemuka di Indonesia, baru-baru ini mengeluarkan peringatan menarik tentang konsumsi seblak yang berlebihan. Dalam diskusi santai tentang makanan tradisional Indonesia, chef yang dikenal dengan kepribadiannya yang ekspresif ini mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tren makan seblak yang semakin populer di kalangan masyarakat. Menurut pendapatnya, seblak seharusnya tidak dijadikan makanan yang dikonsumsi terlalu sering karena alasan kesehatan dan juga filosofi kuliner yang mendasarinya.

Menurut Chef Juna, masalah utama terletak pada komposisi dasar seblak itu sendiri. Kerupuk, yang menjadi bahan pokok seblak, pada hakikatnya dirancang dan diciptakan untuk digoreng dalam minyak panas. Ketika kerupuk digoreng, teksturnya akan renyah dan gurih alami. Namun, dalam seblak, kerupuk malah direbus dalam kuah kaldu yang panas. Chef Juna menjelaskan bahwa proses pemasakan yang berbeda ini mengubah karakteristik bahan makanan dan menciptakan kondisi yang tidak ideal dari perspektif gizi dan kuliner. Seblak memang menjadi hidangan yang lezat dan memanjakan lidah, tetapi cara pengolahannya tidak sesuai dengan tujuan awal kerupuk dibuat.

Tidak hanya soal cara memasak, Chef Juna juga menekankan aspek nutrisi dari konsumsi seblak yang berlebihan. Seblak yang gurih, pedas, dan menggunakan berbagai tambahan seperti telur, seafood, dan sayuran dalam kuah kaldu yang kaya rasa, membuat hidangan ini menjadi padat energi dan tinggi sodium. Makan seblak setiap hari atau terlalu sering dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau masalah pencernaan. Chef berpengalaman ini menyarankan untuk mengonsumsi seblak sebagai hidangan istimewa atau sesekali saja, bukan sebagai menu utama dalam rutinitas makan sehari-hari Anda.

Pesan Chef Juna ini sebenarnya merupakan reminder penting untuk masyarakat Indonesia yang semakin tergila-gila dengan makanan street food modern. Seblak memang enak dan terjangkau, tetapi seperti halnya makanan berkalori tinggi lainnya, yang terbaik adalah mengonsumsinya dengan bijak dan penuh pertimbangan. Chef Juna tidak melarang orang untuk makan seblak, melainkan mengajak untuk lebih kritis dan sadar terhadap apa yang dimakan dan seberapa sering mengonsumsinya. Ini adalah pendekatan yang matang dan bertanggung jawab terhadap dunia kuliner modern yang penuh dengan pilihan makanan praktis namun kurang sehat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow