Cerita Haru Ojol yang Menangis di Hadapan Petugas Dishub Jakarta Timur, Rano Karno Pun Bersimpati

Video seorang ojol menangis saat motornya akan diangkut Dishub Jakarta Timur viral di media sosial. Insiden ini mendapat respons dari Rano Karno dan permintaan maaf dari Dishub, memicu diskusi tentang pentingnya pendekatan humanis dalam penegakan peraturan.

Jun 21, 2026 - 11:42
Jun 21, 2026 - 11:42
 0  2
Cerita Haru Ojol yang Menangis di Hadapan Petugas Dishub Jakarta Timur, Rano Karno Pun Bersimpati

Reyben - Sebuah video menyentuh hati beredar di media sosial yang menampilkan seorang driver ojek online (ojol) dengan air mata berlinang saat motornya akan diangkut oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur. Insiden emosional ini berhasil menyita perhatian publik dan mendorong respons dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang turut memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang ojol sedang memohon kepada petugas Dishub agar motornya tidak diangkut. Ekspresi wajahnya yang menunjukkan kesedihan dan kekhawatiran mencerminkan betapa pentingnya kendaraan tersebut bagi penghidupannya sehari-hari. Situasi ini dengan cepat viral di berbagai platform media sosial, memicu gelombang empati dari pengguna internet yang memahami perjuangan para driver ojek online dalam mencari nafkah. Banyak netizen yang memberikan dukungan moral dan mengkritisi proses penertiban kendaraan yang dirasa terlalu keras tanpa mempertimbangkan situasi ekonomi para pekerja informal.

Merespons sorotan publik ini, pihak Dishub Jakarta Timur dengan cepat melakukan klarifikasi dan bahkan meminta maaf atas insiden tersebut. Petugas Dishub mengakui bahwa proses penertiban yang mereka lakukan mungkin kurang mempertimbangkan aspek kemanusiaan dari para driver ojek online. Langkah minta maaf ini menunjukkan kesadaran instansi pemerintah terhadap kepekaan sosial yang diperlukan dalam menjalankan tugas mereka. Mereka juga berkomitmen untuk lebih hati-hati dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi dalam setiap operasi penertiban di kemudian hari, sehingga tidak ada lagi pengguna jalan yang merasa diperlakukan dengan tidak adil.

Wakil Gubernur Rano Karno juga tidak tinggal diam dan langsung memberikan respons positif terhadap kasus ini. Dia menggunakan momentum ini untuk menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam penegakan peraturan lalu lintas dan ketertiban di Jakarta. Rano Karno diketahui memiliki perhatian khusus terhadap kesejahteraan masyarakat kelas menengah ke bawah, termasuk para pekerja sektor informal seperti ojol. Dukungan dari pejabat publik seperti ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi perubahan kebijakan yang lebih menyeimbangkan antara penegakan hukum dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan masyarakat.

Insiden ini menjadi pengingat penting bahwa di balik setiap operasi penegakan peraturan, terdapat manusia-manusia dengan cerita dan perjuangan mereka sendiri. Bagi para ojol, motor mereka adalah bukan sekadar sarana transportasi, melainkan aset produksi yang menentukan apakah mereka bisa makan atau memberi makan keluarga mereka di hari itu. Kasus yang viral ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi semua stakeholder untuk menciptakan kebijakan yang lebih bijaksana dan berempati. Diperlukan dialog terbuka antara pemerintah, ojol, dan masyarakat umum untuk menemukan solusi terbaik yang bisa menegakkan hukum tanpa merugikan kelompok masyarakat yang sudah mengalami keterbatasan ekonomi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow