Buronan Militer Kendari: TNI AL Diduga Cabuli Anak, Polisi Militer Kejar ke Seluruh Penjuru

Polisi Militer Kendari dan Kodim 1417/Kendari menggerakkan operasi penangkapan terhadap oknum TNI yang menjadi buronan kasus pencabulan anak. Dengan melibatkan Polda Sulawesi Tenggara, aparat keamanan mendesak tersangka untuk menyerahkan diri.

May 2, 2026 - 08:02
May 2, 2026 - 08:02
 0  0
Buronan Militer Kendari: TNI AL Diduga Cabuli Anak, Polisi Militer Kejar ke Seluruh Penjuru

Reyben - Operasi penangkapan seorang anggota TNI yang menjadi buronan kasus pencabulan anak terus digalakkan di Kendari. Denpom XIV/3 Kendari bersama sejumlah institusi terkait telah menggerakkan mesin pencarian dengan melibatkan koordinasi lintas lembaga keamanan untuk melacak keberadaan sang tersangka yang hingga kini masih buron.

Kasus serius ini telah menarik perhatian Kodim 1417/Kendari yang kemudian meminta dukungan penuh dari Polda Sulawesi Tenggara guna mempercepat proses penangkapan. Jaringan koordinasi yang melibatkan Denpom XIV/3, Kodim setempat, dan aparat kepolisian daerah menunjukkan keseriusan institusi keamanan dalam mengusut kasus asusila yang melibatkan anak-anak sebagai korban. Pihak berwenang menegaskan bahwa tidak ada kompromi dalam penanganan kasus yang menyentuh perlindungan anak ini.

Melalui berbagai saluran komunikasi resmi, pihak kepolisian militer juga mengeluarkan desakan keras kepada sang tersangka untuk segera menyerahkan diri dan menghadapi proses hukum secara bertanggung jawab. Langkah persuasif ini dilakukan sebagai bagian dari strategi penangkapan yang komprehensif, memberikan kesempatan kepada oknum TNI tersebut untuk memilih jalan yang lebih baik daripada terus menghindar dari hukum. Namun hingga saat ini, respons positif belum diterima dari pihak yang bersangkutan.

Aparatur keamanan telah menyiapkan berbagai posko dan jalur komunikasi untuk menerima informasi dari masyarakat yang memiliki petunjuk mengenai keberadaan tersangka. Keterlibatan Polda Sulteng dalam operasi ini menunjukkan eskalasi pencarian ke tingkat yang lebih luas dengan jangkauan antar-kabupaten dan antar-provinsi jika diperlukan. Kepercayaan publik terhadap proses peradilan militer kali ini akan sangat bergantung pada seberapa cepat dan profesional aparat dapat mengamankan tersangka dan membawanya ke meja pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap hukum.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow