Buronan Kasus Narkoba dari Batam Akhirnya Tertangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mencurigakan

Basri Lewaimang, pengelola hiburan malam yang menjadi buronan Bareskrim Polri, akhirnya berhasil ditangkap. Polisi sita rekapan misterius dan barang bukti mencurigakan lainnya dalam operasi penangkapan yang intensif.

Aug 20, 2026 - 19:01
Aug 20, 2026 - 19:01
 0  3
Buronan Kasus Narkoba dari Batam Akhirnya Tertangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mencurigakan

Reyben - Operasi penangkapan yang telah lama dinanti-nantikan akhirnya membuahkan hasil. Basri Lewaimang, seorang pengusaha hiburan malam yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Bareskrim Polri, berhasil dibekuk oleh tim penyidik. Penangkapan terhadap Lewaimang merupakan puncak dari penyelidikan intensif selama berbulan-bulan dalam kasus distribusi narkoba yang melibatkan jaringan internasional. Operasi ini menunjukkan komitmen Polri untuk memberantas sindikat narkoba yang tersembunyi di balik industri hiburan malam.

Basri Lewaimang dikenal sebagai pengelola sebuah tempat hiburan malam terkenal di Kota Batam. Melalui bonafit bisnisnya, dia ternyata menjalankan operasi peredaran narkoba yang terstruktur dan melibatkan banyak pihak. Bareskrim Polri mencurigai Lewaimang sebagai salah satu dalang utama dalam distribusi obat terlarang ke berbagai lokasi di Sumatera dan sekitarnya. Pengakuan dari beberapa tersangka lain yang telah ditangkap sebelumnya membuat Lewaimang semakin dicurigai sebagai aktor sentral dalam sindikat ini.

Saat penangkapan dilakukan, tim penyidik langsung menggeledah lokasi persembunyian Lewaimang dan menemukan sejumlah barang bukti yang sangat mencurigakan. Polisi berhasil mengamankan rekapan misterius yang diduga berisi catatan transaksi narkoba, daftar konsumen, dan jejak keuangan ilegal. Selain itu, sejumlah barang elektronik dan dokumen penting juga disita untuk dijadikan bahan pemeriksaan lebih lanjut. Setiap barang bukti yang ditemukan dikemasan dengan rapi mengikuti protokol keamanan tempat kejadian perkara.

Menurut keterangan dari juru bicara Bareskrim Polri, penangkapan Basri Lewaimang adalah hasil kerja keras dari tim khusus yang telah melakukan surveilans mendalam. Proses penyidikan melibatkan koordinasi dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Bea Cukai dan Kepolisian Daerah. Barang bukti yang ditemukan akan melalui pengujian laboratorium dan analisis forensik untuk memperkuat berkas persidangan. Tim penyidik juga terus melakukan pendalaman terhadap jejaring sindikat untuk mengungkap seluruh aktor yang terlibat dalam kasus ini.

Penangkapan seorang buronan besar dalam kasus narkoba seperti ini memberikan harapan baru bagi upaya pemberantasan perdagangan narkoba di kawasan Batam. Lokasi Batam yang strategis, berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, membuatnya menjadi titik rawan untuk transaksi narkoba ilegal. Polri terus meningkatkan pengawasan dan operasi penindakan untuk memutus rantai perdagangan obat terlarang. Kasus Basri Lewaimang diharapkan dapat menjadi efek jera bagi mereka yang masih terlibat dalam sindikat narkoba.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow