Bonceng Atribut Polisi untuk Pungli, Pria di Lubuk Linggau Ternyata Mantan Polri Pengguna Sabu

Polisi Sumatra Selatan mengungkap identitas pelaku pungli yang viral di Lubuk Linggau. Ternyata pelaku adalah mantan anggota Polri yang positif menggunakan narkoba sabu-sabu.

Jul 8, 2026 - 16:32
Jul 8, 2026 - 16:32
 0  0
Bonceng Atribut Polisi untuk Pungli, Pria di Lubuk Linggau Ternyata Mantan Polri Pengguna Sabu

Reyben - Kejadian memalukan kembali terjadi di Sumatra Selatan ketika seorang pria yang diduga melakukan pungutan liar terhadap para sopir truk akhirnya terbongkar identitasnya. Polda Sumatra Selatan langsung bergerak cepat setelah video viral beredar di media sosial menampilkan seorang individu yang menggunakan atribut kepolisian untuk meminta uang kepada pengemudi kendaraan barang di Kota Lubuk Linggau. Apa yang lebih mencengangkan lagi, pelaku ternyata adalah mantan anggota Polri yang kini positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Seorang sopir truk yang menjadi korban pungli menceritakan kejadian tersebut dimulai saat dirinya sedang melewati salah satu jalanan di Kota Lubuk Linggau. Tanpa diduga, seorang pria tiba-tiba menghentikan kendaraannya sambil menunjukkan atribut layaknya seorang anggota kepolisian. Dengan membawa beberapa "parangkat" mirip seragam dan lencana polisi, pria tersebut mulai meminta sejumlah uang dengan alasan pemeriksaan rutin dan berbagai perihal administratif yang dibuat-buat. Korban merasa takut dan terancam, sehingga pada akhirnya menyerahkan sejumlah uang tunai untuk "mengamankan" diri dan kendaraannya agar bisa melanjutkan perjalanan.

Setelah video tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial, Polda Sumatra Selatan tidak langsung bertindak. Tim penyidik berhasil melacak dan mengidentifikasi pelaku melalui berbagai informasi yang dikumpulkan dari laporan masyarakat dan potongan video yang tersebar. Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa pria tersebut merupakan mantan anggota Polri yang pada suatu waktu telah dikeluarkan dari kedinasan karena berbagai alasan disiplin. Lebih parah lagi, pada saat penangkapan dilakukan, pemeriksaan urine menunjukkan hasil positif terhadap penggunaan narkoba golongan sabu-sabu, yang menunjukkan ketergantungan terhadap zat terlarang tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi seluruh masyarakat tentang pentingnya kehati-hatian saat berinteraksi dengan pihak yang mengaku sebagai penegak hukum. Polda Sumatra Selatan menekankan bahwa anggota kepolisian resmi selalu memiliki identitas yang dapat diverifikasi dengan mudah melalui sistem internal kepolisian. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada polda terdekat apabila menemukan individu yang mencurigakan dan menggunakan atribut kepolisian secara tidak sah. Kasus ini akan ditangani dengan serius oleh aparat penegak hukum dengan mendakwa pelaku berdasarkan pasal-pasal yang relevan tentang pungutan liar, pemalsuan identitas, dan penggunaan narkoba.

Respon cepat dari Polda Sumatra Selatan dalam mengungkap kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi calon pelaku serupa di masa depan. Selain itu, penanganan kasus ini juga menjadi kesempatan emas untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan terhadap mantan anggota Polri yang telah dikeluarkan dari dinas. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan patroli dan pengawasan di berbagai lokasi rawan untuk mencegah terjadinya praktik pungli yang merugikan masyarakat dan citra kepolisian itu sendiri.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow